renungan-02-mei-2017-peace-maker

PEACE MAKER

Bacaan Alkitab Setahun:
Mazmur 61; Yohanes 6:48-59
Ayat Emas
“Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”
(Mat. 5:9)

Peace maker adalah sebutan bagi seseorang yang membawa damai bagi lingkungannya yang sedang bergejolak. Berikut ini adalah daftar orang-orang yang pernah menerima Nobel Perdamaian: Theodore Roosevelt (1906). Martin Luther King, Jr. (1964). Mother Teresa (1979). Nelson Mandela dan Frederik Willem de Klerk (1993), dan masih banyak lagi.

Orang-orang di atas tentu mendapatkan penghargaan tersebut bukan dengan cara yang mudah, diperlukan usaha, perjuangan, bahkan mungkin sampai mengorbankan jiwa dan keselamatannya sendiri.

Kamu dan dan saya pun dipanggil untuk membawa damai di mana pun kita berada, entah di rumah, di sekolah, maupun di lingkungan masyarakat. Tugas ini tidak gampang, tapi bukan berarti juga mustahil dilakukan. Ya, saat ini kita hidup di zaman yang sensitif, maksudnya sedikit saja timbul masalah bisa menimbulkan perkelahian bahkan pembunuhan. Bukankah sering kita dengar gara-gara uang yang tak seberapa, nyawa melayang?

Kerygmers, milikilah pengendalian diri sehingga kita tidak mudah emosi, tidak mudah terbawa arus dunia yang mudah tersulut. Ketika akan dimampukan mengajak teman-teman yang lain untuk melakukan hal serupa seperti kita, menjadi peace maker.

Perdamaian harus dicari tidak bisa tercipta dengan sendiri.
Doaku:
“Tuhan Yesus, mohon penyertaan-Mu bagiku dan berikan tuntunan Roh-Mu yang Kudus agar aku bisa menjadi pembawa damai bagi sekitarku. Amin.”

Photo Credit: alphaman.ro

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *