renungan-08-april-2017-undang-undang-berpacaran-part-3

UNDANG-UNDANG BERPACARAN part 3

Bacaan Alkitab Setahun:
Mazmur 48:10-15;Lukas 12:54-59
Ayat Emas
“Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.”
(Mat. 3:8)

Pagi itu, ayah Rega menebang pohon di depan rumah. Pohon itu ditebang karena beberapa tahun terakhir menghasilkan buah yang selalu dipenuhi ulat. Selain itu, karena daunnya yang berguguran dan hanya mengotori halaman rumah saja.

Dalam pasal keempat dari Undang-Undang pacaran Kristen berisi “Hasilkan buah-buah yang baik.” Seperti sebuah pohon, kita sebagai anak-anak Tuhan harus bisa menghasilkan buah yang baik. Sebab buah yang baik akan disukai oleh banyak orang, sedang buah yang busuk tidak diinginkan oleh banyak orang. Firman Tuhan juga menyatakan bahwa setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik akan ditebang dan dibuang ke dalam api (Mat. 3:10). Kata “api” di sini berbicara tentang maut atau neraka.

Guys, hal ini berlaku juga dalam hal berpacaran. Jika dalam berpacarantidak bisa menghasilkan buah yang baik seperti semakin jauh dari Tuhan, meninggalkan pelayanan, prestasi menurun, bahkan sampai hamil di luar nikah maka hal yang sama akan terjadi yaitu ditebang dan dibuang ke dalam “api”.

Oleh karena itu, ingatlah bahwa kita sebagai anak-anak Tuhan seharusnya menghasilkan buah yang sesuai dengan pertobatan kita yaitu buah yang baik (Mat. 3:8). Supaya kita tidak ditebang dan dibuang-Nya ke dalam “api”. Selain itu, supaya orang-orang di sekitar dapat menikmati buah yang kita hasilkan.

Buah yang kita hasilkan menentukan masa depan kita
Doaku:
“Tuhan, tolong aku supaya bisa menghasilkan buah yang baik ketika berpacaran, sehingga nama-Mu saja yang ditinggikan. Amin.”

Photo Credit: pixelstalk.net

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *