renungan-06-april-2017-undang-undang-berpacaran-part-1

UNDANG-UNDANG BERPACARAN part 1

Bacaan Alkitab Setahun:
Mazmur 47; Lukas 11:27-36
Ayat Emas
“Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?”
(1 Kor. 6:19)

Sebagai negara yang maju dan berkembang, Indonesia memiliki UUD 1945 sebagai dasar negara. Dimana dalam pembukaannya, tertulis tujuan dari negara Indonesia dan di dalamnya terdapat pasal-pasal yang dapat menolong negara untuk semakin maju dan berkembang.

Guys, seperti sebuah negara yang membutuhkan undang-undang supaya bisa terus maju dan berkembang, kita sebagai anak-anak Tuhan juga membutuhkan “undang-undang” dalam berpacaran supaya tetap bisa menjaga kekudusan dan bertumbuh dalam iman kepada Tuhan. “Undang–ndang” ini dibuat berdasarkan prinsip Alkitabiah, oleh karena itu wajib bagi kita untuk memperhatikannya. Isi undang-undang tersebut antara lain:

PASAL 1: HORMATI TUBUHMU DAN TUBUH PASANGANMU
Tubuh kita adalah bait Roh Kudus (1 Kor. 6:19) dan kita diperintahkan untuk menjaga kekudusan bait Roh Kudus. Maksudnya kita harus menghormati tubuh kita dan tubuh pasangan kita. Bukan hanya sekedar tidak melakukan seks sebelum menikah, tetapi juga pegang-pegang, cium sana cium sini atau tidak melakukan yang tidak sopan terhadap pasangan kita.

PASAL 2: MENJALIN HUBUNGAN DENGAN TUJUAN YANG JELAS
Di Alkitab, Tuhan selalu melakukan sesuatu karena mempunyai tujuan. Kita sebagai anak-Nya juga harus sama. Pacaran bukan hanya sekedar untuk senang-senang saja, tetapi harus ada tujuan yang jelas. Misalnya, pacaran dengan tujuan menikah.

Remaja yang berkembang memiliki tujuan dan menghormati tubuh sebagai bait Allah
Doaku:
“Tuhan, tolong aku untuk memiliki hubungan berpacaran yang kudus, benar dan sesuai dengan kehendak-Mu. Amin.”

Photo Credit: pixelstalk.net

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *