renungan-29-maret-2017-agar-tidak-didiskualifikasi

AGAR TIDAK DIDISKUALIFIKASI

Bacaan Alkitab Setahun:
Mazmur 42:7-11; Lukas 2:21-32
Ayat Emas
Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.
(1 Kor. 9:27)

Terjemahan NIV berkata, “No, I strike a blow to my body and make it my slave so that after I have preached to others, I myself will not be disqualified for the prize.” Dengan kata lain, Rasul Paulus berusaha menguasai diri setelah ia mengajar Injil kepada orang-orang, agar setelahnya ia sendiri tidak ditolak, tidak didiskualifikasi untuk mendapat hadiah dari Bapa surgawi.

Terkadang ada orang yang begitu giat memberitakan Injil sampai-sampai lupa untuk menahan diri, lupa menjaga kekudusan, atau lupa mengendalikan diri terhadap keinginan dunia ini. Meskipun kebaikan banyak dilakukan, namun apabila tidak menjaga hidup maka akhirnya bisa ditolak oleh Allah sendiri.

Ketahuilah, keselamatan yang sudah kita terima, tidak serta-merta membuat kita selamat selamanya. Jika kita tidak menjaga diri, selalu hidup takut akan Tuhan, nama kita bisa dihapus dari kitab kehidupan.

Kerygmers, mari senantiasa jaga api dalam hidup kita agar terus menyala. Bahkan jaga untuk terus berkenan di mata Tuhan. Sebab, hadiah tidak diberikan di awal atau di tengah pertandingan, tetapi di akhir pertandingan. Oleh sebab itu, berlarilah sedemikian rupa sampai akhir, sampai Tuhan Yesus menjemput kita.

Berusahalah untuk tetap setia sampai Ia datang menjemput kita
Doaku:
“Tuhan Yesus, aku mau terus setia. Aku mau berkenan sampai akhir, bahkan sampai Engkau datang kedua kali. Tolong aku untuk bisa melakukan ini. Amin.”

Photo Credit: redpepper.co.ug

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *