renungan-23-maret-2017-orang-pilihan

ORANG PILIHAN

Bacaan Alkitab Setahun:
Mazmur 40:7-11; Lukas 1:1-25
Ayat Emas
Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.
(Yoh. 15:16)

Ibu Pdm. Yosefina adalah seorang hamba Tuhan dari Tana Toraja, yang terpanggil untuk melayani di daerah Kalimantan. Ia dipilih oleh Tuhan dalam segala keterbatasannya, sebagai seorang tuna netra.

Pelayanannya seringkali tidak mulus, karena ia tidak bisa membaca dan ia pun tidak bisa pergi ke suatu tempat yang baru sendirian. Namun, ia tidak pernah menyerah atau minder. Ia selalu semangat dalam melayani Tuhan. Ia percaya bahwa jika Tuhan yang memilih, pasti Tuhan juga yang akan menolongnya. Alhasil, Tuhan memang selalu menyertainya. Ia selalu memiliki rekan pelayanan yang bisa mengantarnya ke manapun ia melayani. Ia pun bisa mendengar pembacaan Alkitab sendiri lewat HP yang bisa bersuara atas bantuan temannya, yang berada di Sulawesi. Sampai sekarang ia masih melayani Tuhan dan menjadi berkat buat banyak orang melalui keterbatasannya.

Tahukah kamu, bahwa setiap kita pun sudah dipilih untuk mengenal Dia? Ya, bahkan dikatakan Tuhan Yesus sendiri yang memilih kita. Meskipun kita memiliki banyak kelemahan seperti keadaan fisik, latar belakang keluarga, dan kepintaran yang biasa-biasa saja. Ingatlah bahwa Tuhan tidak asal memilih kita dan bisa memakai kelemahan kita menjadi berkat untuk orang lain.

Kerygmers, ketahuilah bahwa di dunia ini tidak ada manusia yang sempurna, semuanya memiliki kelemahan. Melalui kelemahan itulah Tuhan memilih dan memakai kita untuk menjadi berkat buat orang lain. So, jangan minder karena kelemahanmu! Jadilah berkat melalui kelemahanmu.

Menjadi orang pilihan adalah keistimewaan. So, banggalah menjadi anak Tuhan!
Doaku:
“Tuhan Yesus, terima kasih, karena Engkau memilihku untuk menjadi anak-Mu. Mulai hari ini, aku tidak akan pernah lagi merasa rendah diri. Amin.”

Photo Credit: jesuschoseyou.wordpress.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *