renungan-19-maret-2017-sahabat

SAHABAT

Bacaan Alkitab Setahun:
Mazmur 38:14-22; Markus 13:33-37
Ayat Emas
Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.
(Ibr. 11:6)

Echa dan Metha memiliki hubungan yang sangat baik. Mereka sudah bersahabat selama tiga tahun. Seperti biasa, Echa dan Metha berangkat jalan kaki ke sekolah. Biasanya mereka berjalan kaki sambil ngobrol supaya tidak terasa capek.

Namun, keceriaan mereka tiba-tiba berubah menjadi pertengkaran. Metha menuduh Echa mengkhianati persahabatan mereka. Echa sudah berusaha menjelaskan tapi Metha terus menuduhnya, dan tanpa diduga ada motor yang melaju kencang dari arah belakang. Echa yang melihatnya, spontan berusaha menarik Metha ke pinggir. Oleh karena motor melaju sangat kencang, Echa sudah tidak sempat lagi untuk menyelamatkan diri dan akhirnya ia yang tertabrak.

Guys, apakah kalian mempunyai sahabat? Pernahkah kalian berkorban untuk sahabat kalian? Tidak semua orang mau berkorban buat sahabatnya. Seringkali sahabat hanya ada saat suka saja dan saat duka tidak ada. Namun, kita memiliki Sahabat yang selalu ada buat kita, bahkan rela berkorban nyawa untuk kita. Ya, Tuhan Yesus adalah Sahabat sejati kita.

Tuhan Yesus adalah contoh sahabat yang patut untuk diteladani. Sebab Tuhan Yesus mau berkorban bahkan menyerahkan nyawanya untuk keselamatan sahabat-sahabat-Nya, yaitu kita. Sebagai sahabat Tuhan Yesus, seharusnya kita menjadi seperti Dia. Dimana kita menjadi sahabat yang selalu menunjukkan kasih kepada orang lain dan rela mengorbankan diri untuk orang-orang yang belum menerima keselamatan dari-Nya.

Sahabat yang sejati adalah sahabat yang rela berkorban untuk sahabatnya.
Doaku:
“Tuhan Yesus, tolonglah aku supaya dapat menjadi sahabat yang baik, khususnya bagi mereka yang belum menerima keselamatan dari-Mu. Amin.”

Photo Credit: yegu.mobi.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *