renungan-18-maret-2017-kasih

KASIH

Bacaan Alkitab Setahun:
Mazmur 38:1-13; Markus 12:41-44
Ayat Emas
Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.
(Yoh. 15:12)

Kalau ayat bacaan di atas diterapkan dalam kehidupan saat ini, mungkin bunyinya akan demikian, “Sekalipun aku mempunyai kemampuan untuk berbahasa asing, menguasai banyak bahasa yang ada di dunia ini, namun jika aku tidak mempunyai kasih terhadap sesama, keahlian yang luar biasa itu sama sekali tidak ada gunanya.

Sekalipun aku memiliki bakat, talenta yang besar tetapi apabila aku tidak memiliki kasih, aku sama sekali tidak berguna. Meskipun aku mempunyai banyak uang, tetapi kalau aku tidak punya kasih, kekayaan itu tidak ada faedahnya.”

Apa dasarnya sehingga Allah mau menjadi sama seperti manusia dan datang ke dunia ini? Apa yang membuat seorang yang jahat bisa bertobat? Apa yang membuat seseorang dapat menerima kekurangan pasangannya? Mengapa orang tua mau berkorban demi keberhasilan anak-anaknya? Semua jawaban dari pertanyaan di atas sama, yaitu kasih.

Kerygmers, tanpa kasih, dunia ini hanya akan dipenuhi oleh dendam dan kebencian. Tanpa kasih, dalam sebuah hubungan hanya akan ada pertengkaran. Jadi, makin dekatlah dengan Tuhan Yesus, Sumber Kasih. Semakin kita intim dengan-Nya, semakin kasih-Nya akan tersalurkan dalam hidup kita, sehingga kita bisa menyalurkannya kepada orang-orang.

Jika kita tidak mempunyai kasih kepada Tuhan dan sesama, hari-hari akan terasa hampa.
Doaku:
“Terima kasih, ya, Tuhan Yesus, karena aku boleh merasakan kasih-Mu setiap hari. Tolong aku supaya dapat menyalurkan kasih yang telah aku terima itu kepada teman-teman yang lain. Amin.”

Photo Credit: hbc333.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *