renungan-10-maret-2017-ada-udang-di-balik-batu

ADA UDANG DI BALIK BATU

Bacaan Alkitab Setahun:
Mazmur 35:17-28; Markus 4:21-29
Ayat Emas
Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik.
(Rm. 12:9)

Sejak Daud berhasil mengalahkan Goliat, dan Raja Saul mendengar para perempuan berkata, “Saul mengalahkan beribu-ribu musuh, tetapi Daud berlaksa-laksa”, maka sejak itu rasa iri hati menguasai Saul terhadap Daud. Apalagi ia tahu bahwa Daud senantiasa disertai Allah dalam setiap peperangan, maka makin tidak sukalah ia kepadanya.

Akhirnya Saul mengatur siasat, ia hendak memberikan puteri tertuanya, Merab, untuk dijadikan istri Daud. Namun syaratnya, Daud harus mengalahkan orang Filistin dulu. Mungkin kelihatannya seperti suatu kehormatan bagi Daud, bisa menjadi menantu raja. Namun di balik semuanya tersimpan niat jahat. Ya, Saul berharap dalam pertempuran itu Daud tewas.

Ada udang di balik batu. Pernahkah kita melakukan suatu hal karena ada maksud yang tertentu? Menolong orang karena ada maunya. Rajin ke gereja dengan motivasi yang salah. Giat pelayanan karena ada orang yang disuka.

Kerygmers, Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita supaya melakukan kebaikan berdasarkan kasih yang tulus, dan bukan sebaliknya. Seperti Tuhan Yesus yang memberikan kasih-Nya dengan cuma-cuma kepada kita melalui pengorbanan-Nya di kayu salib. Mari kita pun mau melakukan segala sesuatu dengan tulus tanpa meminta imbalan. Kamu mau?

Apa pun yang dikerjakan dengan motivasi benar akan menghasilkan hal besar
Doaku:
“Tuhan Yesus yang baik, mampukan aku untuk tekun merenungkan firman-Mu. Sebab dari sanalah iman dan harapanku bertumbuh. Amin.”

Photo Credit: chinaeholiday.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *