renungan-03-maret-2017-sebelum-menyesal

SEBELUM MENYESAL

Bacaan Alkitab Setahun:
Mazmur 33:10-22; Matius 27:32-44
Ayat Emas
Jalan orang bodoh lurus dalam anggapannya sendiri, tetapi siapa mendengarkan nasihat, ia bijak.
(Ams. 12:15)

Hasil survei Badan Pusat Statistik tahun 2012 mengungkapkan, bahwa angka kehamilan remaja pada usia 15-19 tahun sangat tinggi. Seperti yang diungkapkan oleh seorang peneliti, latar belakangnya karena sebanyak 70% remaja di Indonesia mendapatkan informasi seputar seksual melalui rekan sebayanya. Mereka tidak mendapatkan pengetahuan itu dari orang tuanya dan pembicaraan seputar seksual pun masih dianggap tabu.

Ini merupakan masalah riil yang terjadi pada remaja. Ya, selain kurangnya informasi mengenai seks, ditambah malu bertanya kepada orang tua dan kakak rohani, akhirnya membuat mereka terjerumus dalam tindakan amoral ini. Selain itu, hal ini juga terjadi karena kebanyakan remaja tidak mau mendengar nasihat orang tuanya. Mereka beranggapan bahwa papa mama terlalu kolot dan ketinggalan zaman. Bahkan mereka tidak mau mendengar ucapan kakak rohani di gereja yang meminta mereka untuk merenungkan firman dan menjaga pergaulan. Padahal, jika mereka taat, masa depannya tidak akan hancur.

Kerygmers, sebelum menyesal, sebelum malu menghadapi masyarakat luas, sebelum hari depan lenyap, belajarlah untuk menundukkan diri pada otoritas yang lebih tinggi, seperti orang tua. Percayalah apapun yang mereka nasihatkan selalu baik. Sebab tidak ada orang tua yang menginginkan anaknya mendapat celaka.

Sebelum tersesat, dengarkanlah nasihat
Doaku:
“Tuhan Yesus, mulai hari ini aku mau belajar patuh. Sebab, aku tahu apapun yang orang tuaku katakan selalu baik untuk kehidupanku. Dalam nama Tuhan Yesus, aku berdoa. Amin.”

Photo Credit: lifenews.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *