renungan-02-maret-2017-menguasai-diri

MENGUASAI DIRI

Bacaan Alkitab Setahun:
Mazmur 33:1-9; Matius 27:20-31
Ayat Emas
Setelah rasul-rasul itu mengetahuinya, menyingkirlah mereka ke kota-kota di Likaonia, yaitu Listra dan Derbe dan daerah sekitarnya.
(Kis.14:6)
Bacaan: Titus 2:1-8

Edo dan Leo sedang berlibur ke pantai. Mereka asyik berenang dan menikmati indahnya pantai. “Do, ayo kita balapan sampai batas merah yang ada di tengah itu!” tantang Leo.

“Aku sebenarnya mau saja, tapi batas itu sepertinya ada di tengah sekali, nanti berbahaya buat kita,” ujar Edo.

“Ah, bahaya apanya? Aku kan juara berenang. Kamu pun pintar berenang juga. Masa gitu saja takut?” tantang Leo lagi.

“Terserah kamu deh, aku gak ikutan,” kata Edo lagi.

“Oke deh, lihat aku ya. Aku mau menunjukkan kemampuanku, bahwa aku bisa sampai di tengah!” kata Leo sombong, sambil berenang ke batas merah itu. Selang beberapa menit Edo berjalan meninggalkan Leo, terdengar suara orang minta tolong. Seketika Edo berbalik badan dan mencari sumber suara itu, betapa terkejutnya ia ketika melihat bahwa Leo tenggelam. Segera ia minta tolong orang-orang di sekitarnya. Singkat kata Leo bisa diselamatkan. Leo yang sombong mengalami celaka, sedangkan Edo yang dapat menguasai diri tidak mengalami celaka.

Rasul Paulus dan Barnabas melakukan penginjilan di Ikonium. Setelah mengadakan berbagai mukjizat di sana, sebagian orang percaya kepada Tuhan. Tapi sebagian lagi, yakni orang-orang Yahudi dan para pemimpin malah bersepakat menyiksa dan melempari kedua rasul itu dengan batu. Melihat keadaan yang tidak kondusif lagi, akhirnya mereka putuskan untuk menyingkir ke kota lain.

Guys, dua rasul itu lari bukan karena takut. Demikian pula Edo tidak menerima tantangan Leo bukan karena tidak berani. Namun, mereka mengerti bahwa bukan saat yang tepat untuk melawan atau melakukannya sehingga mati konyol. Guys, milikilah pengendalian diri, sehingga apapun yang kita lakukan berdasarkan hikmat Allah, bukan karena merasa sok kuat, apalagi karena emosi sesaat.

Pikirkanlah secara rinci sebelum menyesal di kemudian hari
Doaku:
“Roh Kudus, tolong aku untuk mempunyai pengendalian diri dalam segala hal. Aku tidak mau hancur akibat tidak mampu mengontrol diri. Amin.”

Photo Credit: kingdom777.wordpress.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *