renungan-26-februari-2017-burung-coot-dan-itik

CERITA BURUNG COOT DAN ITIK

Bacaan Alkitab Setahun:
Mazmur 30:9-12; Matius 25:31-46
Ayat Emas
Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.
(Kol. 3:13)
Bacaan: Matius 6:15

Puluhan burung coot telah berkumpul di permukaan danau untuk beristirahat. Mereka membiarkan diri mereka terayun-ayun oleh gerakan air yang mengangkat mereka semua dan menghempaskannya bersama-sama.

Sementara itu, di danau yang sama juga tinggal lebih dulu sekawanan itik. Itik-itik itu menjauhkan diri mereka, karena burung coot terkenal tidak baik. Ya, burung coot memang dikenal agresif dan suka bertengkar. Namun para itik bersabar, sebab mereka tahu tak lama lagi tamu mereka, si kawanan coot yang berbulu hitam itu akan pergi.

Firman Tuhan hari ini mengajak kita untuk bersabar satu dengan yang lain. Tanpa kesabaran, barangkali setiap hari hanya akan diisi oleh pertengkaran demi pertengkaran. Kalau kita tidak mau belajar bersabar, tidak ada keadaan yang tertib, semuanya menjadi kacau berantakan.

Kerygmers, sabar memang berhubungan dengan mengalah, bahkan mengampuni seseorang. Kristus meminta kita melakukannya, sebab Ia sendiri sudah mengerjakannya bagi kita. Dia sudah bersabar terhadap kelalaian dan kebodohan kita. Ia telah mengampuni dan melupakan, tidak mengingat-ingat lagi segala pelanggaran kita. Jadi, masakkah kita tidak mau melakukan itu untuk orang lain?

Kalau kamu menderita karena perlakuan jahat orang lain, ampunilah dia. Sebab, jika tidak akan ada dua orang yang jahat. (Augustine)
Doaku:
“Tuhan Yesus, ajari aku bersabar, bahkan mau mengampuni orang yang bersalah kepadaku. Sebab, Engkau sendiri sudah banyak mengampuni setiap dosa dan pelanggaranku. Amin.”

Photo Credit: smg.photobucket.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *