renungan-23-februari-2017-sabar-dalam-kesesakan

SABAR DALAM KESESAKAN

Bacaan Alkitab Setahun:
Mazmur 28; Matius 24:37-51
Ayat Emas
Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!
(Rm. 12:12)

Penguin kaisar adalah jenis penguin terbesar di Antartika, beratnya bisa mencapai 30 kg. Hewan ini unik, sebab si jantanlah yang mengerami telurnya. Selama tiga bulan, penguin kaisar jantan berdiri tegak memegang telur itu di antara kakinya. Ia tidak bergerak, dan tidak makan. Tak heran ia tampak kurus selama mengerami telur.

Kegiatan ini juga membutuhkan konsentrasi dan keseimbangan. Kejang otot, dorongan dari teman yang iseng, atau gerakan kecil apa pun bisa membuat telur itu menggelinding dan pecah. Keadaan makin sulit, karena ia mengerami telur di musim dingin. Sedikit gangguan saja bisa membuat usahanya sia-sia.

Namun jika telur itu sudah menetas, penguin jantan bisa beristirahat dalam waktu lama. Ia tidak berbuat apa-apa, hanya makan ikan sebanyak-banyaknya untuk mengembalikan tenaganya.

Kerygmers, kesungguhan penguin kaisar sungguh luar biasa. Ia sabar mengerami telur bahkan dalam kondisi buruk sekalipun. Rasul Paulus mengajak jemaat di Roma untuk bersabar dalam kesesakan.
Hal ini susah. Sebab, orang yang sedang sesak, sulit bersabar. Tapi disinilah tantangannya sebagai anak Tuhan. Maukah kita tetap bersabar, tetap menanti sampai mukjizat terjadi?

Berkat sering datang dalam bentuk kesakitan dan kekecewaan. Tapi jika kita cukup sabar, kita akan melihat bentuk aslinya.(Joseph Addison)
Doaku:
“Tuhan Yesus, ajari aku untuk bersabar. Kuatkan dan teguhkan hatiku sampai pertolongan-Mu tiba. Amin.”

Photo Credit: michyvin.wordpress.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *