renungan-20-februari-2017-tetaplah-berdoa

TETAPLAH BERDOA

Bacaan Alkitab Setahun:
Mazmur 26; Matius 24: 1-14
Ayat Emas
Tetaplah berdoa.
(1 Tes. 5:17)

Kebanyakan burung bisa bernyanyi. Itulah cara mereka memberitahukan kehadirannya pada burung yang lain. Burung jantan juga bernyanyi untuk menarik perhatian si betina.

Di perkotaan mungkin kita sudah jarang mendengar kicauan burung. Tentu saja karena di kota berisik sekali, penuh dengan suara bising kendaraan, pabrik, dan lain-lain. Sementara jika kita masih tinggal di pedesaan, kita akan lebih mudah mendengar suara burung bernyanyi.

Perhatikanlah, entah keadaan di sekitar burung-burung baru saja terkena badai, mereka tetap bernyanyi. Meskipun matahari tidak bersinar karena mendung, mereka tetap berkicau apalagi bila kondisi alamnya cerah, mereka lebih riang bernyanyi. Ya, nyanyian mereka sama sekali tidak tergantung dari keadaan di luar, karena menyanyi sudah menjadi bagian dari kehidupan burung-burung tersebut.

Apa pelajaran yang bisa kita ambil dari hal ini? Entah dalam situasi senang, susah, tetaplah bersyukur bahkan tetaplah berdoa.

Kerygmers, kerap hati kita begitu sedih sehingga rasanya tak sanggup lagi berdoa. Apa yang mesti dilakukan? Tetaplah berdoa. Kata ‘tetaplah’ mengacu pada semua kondisi entah baik atau buruk. Sebab, doa memberi kekuatan dalam setiap ujian. Jadi, tetaplah berdoa!

Seven days without prayer makes one weak.
Doaku:
“Tuhan Yesus, entah saat aku sedih atau senang aku mau tetap berdoa. Karena, saat aku berdoa, ada penghiburan dan kekuatan yang baru, yang aku dapatkan dari-Mu. Amin. ”

Photo Credit: topsy.one

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *