renungan-17-februari-2017-lakukan-sesuatu

LAKUKAN SESUATU

Bacaan Alkitab Setahun:
Mazmur 25:8-13; Matius 22:34-46
Ayat Emas
Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia.
(Yak. 1:27)

Bai Fang Li adalah seorang tukang becak di kota Tianjin, Cina. Seperti umumnya kehidupan tukang becak, Bai Fang Li mulai bekerja mengayuh becaknya pada pagi hari dan baru pulang ke rumahnya yang sederhana pada malam hari.

Meski tidak memiliki harta melimpah, namun Bai Fang Li memiliki hati yang kaya dengan kasih. Dunia mengenal dirinya lewat tindakannya yang dermawan, yaitu memberikan seluruh uang hasil dari menarik becaknya, kepada yayasan yatim piatu. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari Bai Fang Li mencari uang dengan cara memulung barang-barang bekas. Hal ini ia lakukan hingga kekuatannya berkurang dan terpaksa berhenti bekerja di usia 91 tahun.

Barangkali ada yang bilang begini, “Uang jajan saya saja masih kurang, bagaimana bisa memberi untuk orang lain? Keluarga saya saja masih susah, tidak mungkinlah rasanya dapat memberkati orang lain.” Sebelum kita berkata demikian, lihatlah kepada Bai Fang Li. Ia punya banyak alasan untuk tidak memberi, tapi toh dia tetap melakukannya.

Kerygmers, bisa jadi kita belum bisa memberi untuk yatim piatu dan janda-janda. Namun tetap lakukan sesuatu untuk teman. Ambil waktumu sejenak untuk mereka, dengarkan curhatnya, doakan permasalahan keluarganya. Mau?

Orang yang menabur bahkan sampai mencucurkan air mata, tidak mungkin tidak, ia pasti akan menuai hasil berlipatganda.
Doaku:
“Tuhan Yesus, mulai sekarang aku berkomitmen untuk melakukan sesuatu bagi orang lain. Semuanya untuk kemuliaan nama-Mu. Amin. ”

Photo Credit: pre00.deviantart.net

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *