renungan-16-februari-2017-kepo-vs-hepo

KEPO VS HEPO

Bacaan Alkitab Setahun:
Mazmur 25:1-7; Matius 22:15-22
Ayat Emas
Ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.
(Mat. 25:36)

Suatu hari, terjadi kecelakaan lalu lintas di satu jalan di pusat kota. Kemacetan panjang pun tidak bisa dihindari. Laju semua kendaraan terhenti karena semua orang berusaha melihat kecelakaan yang terjadi, termasuk juga kawan saya yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian. Saya sebenarnya mengetahui peristiwa itu dari status di akun media sosialnya. Di dinding akun itu dia menuliskan keluhannya tentang kemacetan itu, lengkap berikut foto-fotonya. Saya pun meresponinya dengan menanyakan pertolongan apakah yang ia lakukan kepada para korban, dan dia menjawab tidak ada. Dia dan kebanyakan orang di sana hanya sekadar melihat dan mem-foto kecelakaan itu saja.

Saat ini banyak orang yang melakukan hal seperti kawan saya di atas. Mereka kepo alias knowing every particular object, penasaran, ingin tahu masalah orang. Setelah itu, bukannya didoakan atau ditolong tapi dibiarkan saja.

Kerygmers, sebagai anak Tuhan, kita memang perlu tahu apa yang menjadi kebutuhan atau permasalan teman. Tapi jangan berhenti di ‘knowing’ saja, mesti ada tindaklanjut berikutnya, membantu. Jadilah hepo atau helping every persons, peduli kepada sesama yang membutuhkan pertolongan dan perhatian. Menjadi ‘kepo’ mungkin setiap orang bisa, tapi menjadi ‘hepo’ tak semua orang dapat dan mau melakukannya. Kamu mau pilih yang mana?

Tahu tapi tidak mengulurkan tangan hanya menyedihkan hati Tuhan.
Doaku:
“Tuhan Yesus, ampuni aku jika selama ini ingin tahu masalah banyak orang di sekitarku, tapi enggan mengulurkan tangan bagi mereka. Ajari aku lebih peduli kepada teman-temanku. Amin.”

Photo Credit: metrolife234.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *