renungan-30-januari-2017-hukum-tabur-tuai

HUKUM TABUR TUAI

Bacaan Alkitab Setahun:
Mazmur 18:41-43; Matius 15:29-39
Ayat Emas
Sungguh, orang jahat tidak akan luput dari hukuman, tetapi keturunan orang benar akan diselamatkan.
(Ams.11:21)

Bana, si monyet jahil sedang menyantap pisang dengan asiknya. Setelah selesai, seperti biasa ia membuang kulit pisang tersebut sembarangan, sehingga banyak temannya yang terpeleset jatuh.

Kadang-kadang, Bana malah sengaja meletakkan kulitnya di suatu tempat, tujuannya tidak lain supaya ada yang terjatuh. Kejahilan Bana memang sudah keterlaluan. Teman-temannya bahkan sudah menasihati dan tidak sedikit yang menjauhinya, namun tetap saja ia tidak mengubah sikapnya.

Suatu kali, di sebuah kebun, Bana tengah menikmati buah kesayangannya-pisang. Lalu dari jauh ia melihat ada kawannya, si tupai berjalan ke arahnya. Segera saja, Bana melempar kulit pisang di jalan yang akan dilalui si tupai, sedang ia cepat-cepat bersembunyi di balik pohon. Saat si tupai tiba, ia menyapa Bana dengan riang. Bana heran, mengapa si tupai bisa selamat, tidak terpeleset. Setelah ia pergi, segera ia mengecek tempat di mana ia tadi membuang kulit pisangnya. Dan tahu apa yang terjadi? Bana malah terpeleset kulit pisangnya sendiri. Sifat jahil memang akan mendapat balasannya ya?

Kerygmers, perbuatan baik atau buruk ada balasannya. So, mari mulai perbanyak menabur hal-hal yang benar, niscaya kita akan menuai hasil baiknya.

Menabur hal-hal yang berkenan, pasti akan menuai hasil yang benar dari Tuhan.
Doaku:
“Tuhan Yesus, aku mau senantiasa menabur hal-hal yang positif agar kelak menuai hasil yang positif pula. Dalam nama Tuhan Yesus, aku sudah berdoa. Amin. ”

Photo Credit: kingdomnomics.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *