renungan-14-januari-2017-si-pemalas

SI PEMALAS

Bacaan Alkitab Setahun:
Mazmur 9:12-20; Matius 9:9-17
Ayat Emas
Si pemalas mencelup tangannya ke dalam pinggan, tetapi tidak juga mengembalikannya ke mulut.
(Ams. 19:24)
Bacaan: Amsal 19

Apakah kamu tahu apa ciri utama dari orang yang malas? Menunda sesuatu. Ya, bahkan Amsal pun mengatakan hal yang sama, yaitu si pemalas yang mencelupkan tangannya ke dalam pinggan, tetapi tidak juga atau ia menunda-nunda mengembalikan tangannya ke dalam mulutnya.

Mari renungkan, bila kita diminta melakukan sesuatu, misalnya diminta membantu mencuci piring, menyapu, membereskan tempat tidur, atau disuruh belajar, apakah kita segera melakukannya? Kebanyakan anak akan berkata, “Iya nanti. Sekarang sedang menonton, tanggung sebentar lagi.” Yang sering terjadi adalah ia tidak melakukan tugasnya karena lupa. Alhasil, rumah berantakan, kotor, bahkan nilai-nilai di sekolah jadi jelek karena suka menunda belajar.

Bila kita mengerti bahwa kemalasan dimulai dari sebuah penundaan, mari jangan lagi menunda-nunda sesuatu. Kalau kita diminta mengerjakan suatu hal, lakukan segera. Percayalah waktu kita melaksanakan sebuah tugas sesegera mungkin, selain hasilnya jadi cepat selesai, tidak terbengkalai, kita juga jadi bersemangat menjalani hari.

Kerymers, kerajinan, kegesitan memang berhubungan dengan antusias. Sementara kemalasan berkaitan dengan kelesuan. Jadi, ingin mempunyai hari-hari yang penuh dengan gairah? Jadilah anak Tuhan yang rajin.

Kemalasan dimulai dari penundaan dan diakhiri dengan kerugian
Doaku:
“Tuhan Yesus, aku tidak mau menunda-nunda lagi apa yang menjadi kewajibanku. Sebaliknya, aku mau rajin dan giat bekerja, agar hari-hariku jadi lebih bersemangat. Amin. ”

Photo Credit: arvash.esy.es

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *