renungan-09-januari-2017-belajar-pedulli

BELAJAR PEDULI

Bacaan Alkitab Setahun:
Mazmur 7:1-6; Matius 6:1-15
Ayat Emas
Itulah sebabnya langit menahan embunnya dan bumi menahan hasilnya,
(Hag. 1:10)
Bacaan: Hagai 1:1-14

Orang-orang pada zaman Nabi Hagai begitu sibuk dengan urusannya sendiri. Mereka lebih memerhatikan rumah dan kepentingan diri sendiri, bahkan mengabaikan rumah Tuhan yang hancur akibat perbuatan musuh. Oleh sebab itu firman-Nya berkata bahwa tidak heran jika mereka menabur banyak, tetapi mendapatkan sedikit. Mereka sudah bersusah payah tetapi tidak menikmati hasilnya. Dikatakan juga langit menahan embunnya, sehingga tidak turun hujan dan bumi menahan hasilnya. Itu terjadi karena umat Allah begitu egois.

Kalau direnungkan, zaman itu juga mirip dengan zaman sekarang. Tidak sedikit anak-anak Tuhan yang tidak memedulikan sesamanya, tidak mau tahu dengan urusan atau kebutuhan di gereja. Mereka hanya fokus kepada pekerjaan masing-masing. Tak heran kalau hari ini orang-orang tidak diberkati secara maksimal. Bahkan keadaan alam pun tidak mau mendukung. Di mana-mana terjadi longsor, banjir, gunung meletus dan sebagainya.

Kerygmers, Tuhan Yesus bukanlah pribadi yang suka mengancam, jika kita tidak peduli maka Ia akan memberi bencana. Bukan itu maksud-Nya. Ia hanya ingin kita belajar peduli dengan yang lain dan tidak egois. Sebab Ia sendiri adalah pribadi yang sangat peduli.

Orang tidak peduli berapa banyak yang kamu tahu, sampai mereka tahu berapa banyak kamu peduli.(John C. Maxwell)
Doaku:
“Tuhan Yesus, ampunilah aku jika selama ini begitu sibuk dengan urusanku sendiri. Hari ini aku mau belajar lebih peduli terhadap sesamaku. Mampukan aku ya, Bapa. Amin.”

Photo Credit: positivewordsresearch.wordpress.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *