renungan-24-desember-2016-hadiah-terbaik

HADIAH TERBAIK

Bacaan Alkitab Setahun:
Wahyu 15
Ayat Emas
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
(Yoh. 3:16)

Caterin dan Kayla duduk di bawah pohon Natal menunggu papa dan mamanya datang. Sebentar lagi, keluarga itu akan mengadakan doa bersama sebelum merayakan Natal besok di gereja.

“Aku tidak sabar menunggu acara doa ini selesai,” kata Caterin. “Aku ingin tahu hadiah apa yang Papa, Mama berikan di tahun ini.”

Selesai acara itu, mereka memang akan melanjutkan dengan membuka kado-kado yang sudah disusun di bawah pohon Natal. Dua jam kemudian, anak-anak itu mulai membuka kado demi kado dengan bersemangat. Kertas-kertas pembungkus berserakan di lantai. “Aku menyukai kado-kadonya,” Caterin mengumumkan. “Tapi yang paling aku suka sih, handphone barunya.”

“Aku menyukai semua hadiahnya. Terima kasih Pa. Terima kasih Ma,” ujar Kayla.

Mama lalu bertanya kepada mereka, “Kalian tahu tidak apa hadian kesukaan Mama?” Caterin dan Kayla menggelengkan kepala. “Hadiah yang paling Mama suka adalah Tuhan Yesus.”

“Hah? Tuhan Yesus?” Kayla terkejut.

“Ya,” jawab Mama. “Allah sudah mengirim anak-Nya untuk dilahirkan ke dunia dan menjadi Juruselamat kita. Bayangkan, kalau Tuhan Yesus tidak pernah ada? Manusia berdosa akan tetap berdosa dan binasa. Jadi, kita mesti bersyukur karena Tuhan Yesus sudah lahir di hidup kita.”

Yesus adalah hadiah terindah bagi dunia.
Doaku:
“Terima kasih ya, Tuhan Yesus, sebab Engkau sudah menjadi hadiah yang indah bagi dunia bahkan bagi hidupku. Amin.”

Photo Credit: livingsimplyinabundance.wordpress.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *