renungan-22-desember-2016-menerima-tuhan

MENERIMA TUHAN

Bacaan Alkitab Setahun:
Wahyu 13
Ayat Emas
Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.
(Why.3:20)
Bacaan: Roma 10:9-15

Bessie Shipp merayakan Natal di penjara. Ia tidak dijatuhi hukuman mati oleh negara, tapi dijatuhi hukuman mati oleh yang lain, HIV/AIDS.

Suatu ketika, seorang hamba Tuhan berkotbah di dalam penjara, di mana Bessie ditahan. Setelah menyampaikan firman, pendeta itu memandang Bessie dan bertanya kepadanya, “Maukah engkau menerima Kristus sebagai Juru selamatmu?”

“Ya, saya mau,” jawab Bessie dengan suara pelan. Tak berapa lama, Bessie bebas dari jeruji besi dan ia melayani di sana. Sayang, tiga minggu setelah bebas ia terserang pnemonia (radang paru-paru). Beberapa hari kemudian ia meninggal. Bessie pergi untuk bertemu Juruselamat yang ia terima pada hari Natal, di sel penjara yang dingin dan gelap.

Ketika Yesus lahir di dunia, Ia tidak lahir dalam istana megah. Ia lahir di kandang binatang yang bau, kotor dan pengap. Dan Ia masih mendatangi kita di mana pun kita berada. Bukan hanya di rumah-rumah yang hangat, tapi juga di panti asuhan, gubuk kecil, bahkan di penjara.

Jadi, tidak peduli bagaimana pun keadaan kita saat ini, miskin, kumuh, sakit. Tidak peduli juga di mana pun kita berada, Tuhan mau lahir dalam hidup kita. Terimalah undangan-Nya. Biarkan Tuhan Yesus menjadi Juru selamat kita.

Menerima Tuhan adalah satu-satunya jalan menuju kehidupan.
Doaku:
“Hari ini, aku putuskan untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatku secara pribadi. Aku percaya saat ini dosa-dosaku yang lalu bahkan yang akan datang sudah diampuni. Aku bersyukur sekarang aku menjadi anak-Mu. Amin. ”

Photo Credit: chiesabergamo.it

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *