renungan-21-desember-2016-menyingkirkan-kebencian

MENYINGKIRKAN KEBENCIAN

Bacaan Alkitab Setahun:
Wahyu 12
Ayat Emas
Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!
(Rm.12:18)

Malam Natal pada tahun 1914 terjadi peperangan antara Inggris, Jerman, dan Perancis. Malam itu semua prajurit Jerman nampak tidak bersemangat menghadapi pertempuran. Mereka ingin berkumpul bersama keluarga untuk bisa melewatkan Natal. Tapi di medan perang itu, mereka malah jauh dari orang terkasih, kedinginan, kelaparan, dan terluka akibat perang.

Ketika semua prajurit ada di persembunyian masing-masing, tiba-tiba mereka melihat ada cahaya kecil yang bergerak-gerak. Ternyata salah satu teman mereka membuat sebuah pohon Natal sederhana dan mengangkatnya sambil menyanyikan lagu Malam Kudus. Ia tahu tindakan itu sangat berbahaya karena membuat dirinya mudah terlihat musuh, namun ia hanya ingin menyampaikan makna Natal sesungguhnya yaitu, berbagai kasih dan damai.

Lalu apa yang terjadi? Bukan hanya teman-temannya yang ke luar dari tempat persembunyian tapi, prajurit dari Inggris juga. Mereka tiba-tiba saja bernyanyi bersama dan hanyut dalam suasana Natal. Tidak ada permusuhan. Mereka menyembah dan bersyukur atas kelahiran Juruselamat. Hal yang patut kita lakukan juga menjelang hari Natal ini, menyingkirkan kebencian dan menjalin persahabatan dengan semua orang. Apakah kamu sudah melakukannya?

Ketika Natal hadir, saatnya kita menebar sukacita bukan duka apalagi amarah.
Doaku:
“Bapa di Surga, ampunilah aku jika menjelang Natal ini masih menyimpan kebencian dalam hatiku. Aku mau merayakan Natal dengan hati yang penuh sukacita. Mampukan aku untuk dapat mengampuni dan mengasihi sesamaku. Amin. ”

Photo Credit: smallandsimpletruths.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *