renungan-18-desember-2016-pandai-dan-suka-membantu

PANDAI DAN SUKA MEMBANTU

Bacaan Alkitab Setahun:
Wahyu 9
Ayat Emas
Anak yang bijak mendatangkan sukacita kepada ayahnya, tetapi anak yang bebal adalah kedukaan bagi ibunya.
(Ams.10:1)

Tiga orang ibu sedang berbelanja di pasar. Mereka berteman baik dan sering mengobrol tentang kehebatan anak masing-masing. “Aku beruntung punya anak yang pintar. Selain sering menjadi juara kelas, dia juga memiliki bakat yang luar biasa dalam bermain piano. Sebelum saya pergi tadi, ia sedang latihan dengan serius sampai tidak mau diajak ke pasar,” kata ibu pertama.

Ibu kedua tak mau kalah, “Kalau anakku fasih sekali dalam bahasa asing. Dia sering menang lomba pidato bahasa Inggris.” Ibu ketiga hanya tersenyum mendengarnya.

Selesai berbelanja, ketiga ibu tersebut hendak pulang. Sebelum berpisah, dua ibu itu melihat kalau anak teman mereka sedang membantu ibunya membawakan belanjaannya. Dalam hati mereka menaruh iri, sebab anak-anak mereka memang pandai dan mempunyai bakat hebat, namun jarang sekali mau membantu pekerjaan mereka.

Apakah kamu termasuk anak yang berprestasi di sekolah? Apakah kamu sering mendapat penghargaan karena kemampuanmu yang tak biasa? Itu bagus. Tapi sepintar apa pun kita dalam hal akademis, jangan lupa untuk tetap menolong orang tuamu. Jika kita malas atau tidak suka disuruh melakukan ini-itu, hal itu hanya akan membuat mereka bersedih.

Cerdas dan ringan tangan menjadikan kita seorang pemenang.
Doaku:
“Tuhan Yesus, aku mau menjadi seorang anak yang pandai dan juga mau mengerti keadaan orang tuaku. Tolong aku agar taat dan suka menolong mereka Amin. ”

Photo Credit: fs2.hoclamgiau.vn

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *