renungan-14-desember-2016-mendengar-nasihat-orangtua

MENDENGAR NASIHAT ORTU

Bacaan Alkitab Setahun:
Wahyu 5
Ayat Emas
Orang yang menggunakan kekerasan menyesatkan sesamanya, dan membawa dia di jalan yang tidak baik.
(Ams.16:29)

Peter melompat dari kursinya ketika ia melihat papanya memasuki kantor kepala sekolah. “Pa,” katanya dengan gugup. Papa menyalami Kepala sekolah dan duduk di samping Peter. Ia menerangkan kalau Peter sering sekali berkelahi dan mengancam teman-temannya. Kepala sekolah menjelaskan bahwa kelakuan Peter mesti dihentikan, kalau tidak ia bisa dikeluarkan dari sekolah.

“Mengapa kamu melakukannya?” tanya Papa saat mereka di dalam mobil.

“Untuk menunjukkan kepada kawan-kawan kalau aku anak yang hebat. Aku tidak takut dengan siapa pun. Dan mereka harus menghormatiku,” jawab Peter.

“Lalu lewat sikapmu, apa teman-teman jadi menyukaimu?” Papa bertanya lagi. Peter terdiam. “Kau salah, Nak,” Papa menasihati. “Bukan begitu caranya jika kamu ingin mendapat perhatian dari mereka.”

Kerygmers, cara tepat yang bisa kita lakukan untuk menjadi idola di sekolah bukanlah dengan kekerasan, tapi dengan rajin belajar. Saat kita giat, tidak malas, nilai-nilai kita di atas rata-rata, ketika itulah orang-orang melihat dan bersedia menjadikan kita sebagai teladan. Terpenting dengarkan nasihat orang tua, niscaya kita akan menjadi anak yang berhasil dan berbahagia.

Bukan dengan kekerasan tapi tekun belajar dan mendengar perkataan orang tua, yang membuat kita jadi juara.
Doaku:
“Bapa di Surga, tolong aku untuk menjadi anak yang mau selalu mendengarkan perkataan orang tuaku. Amin.”

Photo Credit: billkeating2010.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *