renungan-11-desember-2016-sahabat-orang-berdosa

SAHABAT ORANG BERDOSA

Bacaan Alkitab Setahun:
Wahyu 2
Ayat Emas
Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.
(Mat.9:13)

Sue baru tahu bahwa saudaranya, Richard, menjadi homoseksual dan tak lama kemudian terkena HIV/AIDS. Awalnya Richard tinggal di tempat berbeda, tapi karena kondisinya makin lemah, Sue membawanya ke rumahnya. Mulanya Sue ragu. “Bagaimana kalau suami dan anak-anakku tidak menerima Richard? Apa kata tetangga?

Bagaimana reaksi teman-temanku berada dekat dengan seorang yang mengidap AIDS?” Tapi karena ia mengasihi sang adik, Sue memberanikan diri membawanya ke tempatnya.

Ternyata semua pikiran buruknya selama ini keliru. Semua anggota keluarganya menerima Richard dengan kasih sayang. Bahkan saat orang-orang gereja tahu bahwa di rumah Sue tinggal adiknya yang tengah sakit, mereka datang untuk mendoakannya. Dalam beberapa minggu terakhir hidupnya, Richard dikelilingi oleh kesaksian hidup dari kasih Allah. Sebelum meninggal ia memutuskan menerima Kristus. Mengapa? Sebab, melalui Sue dan orang sekitar, Richard mendapat kesempatan untuk mengenal Allah.

Selama di dunia, Tuhan Yesus tidak segan berada di antara orang berdosa, penyakit kusta, atau wanita pelacur. Tujuannya supaya melalui kehidupan-Nya, orang-orang itu bisa mengenal dan merasakan kasih-Nya. Bagaimana dengan kita?

Kita tidak dapat melakukan hal yang besar, kita hanya dapat melakukan hal kecil dengan kasih yang besar. (Ibu Teresa)
Doaku:
“Tuhan Yesus, mampukan aku untuk mengasihi orang-orang yang sakit, atau yang belum mengenal Engkau. Bimbing aku untuk berani menyatkan cinta kasih-Mu bagi mereka. Amin. ”

Photo Credit: 4catholiceducators.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *