renungan-27-november-2016-sekalipun-masih-remaja

SEKALIPUN MASIH REMAJA

Bacaan Alkitab Setahun:
I Petrus 4
Ayat Emas
Maka aku menjawab: “Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya aku tidak pandai berbicara, sebab aku ini masih muda.”
(Yer.1:6)

12trofi dalam rentang waktu 4 tahun bukanlah prestasi yang bisa dipandang sebelah mata untuk seorang pelatih. Bahkan, tiga dari dua belas trofi diraih pada musim pertamanya melatih Barcelona, klub yang berjuluk El Azulgrana. Raihan trofi ke-12 diraih Pep Guardiola setelah pasukannya menaklukkan FC Porto dengan skor 2-0. Prestasi ini sekaligus menegaskan kalau orang baru tidak boleh diremehkan. Pep Guardiola, pelatih Barcelona, berhasil membuktikan kalau dirinya bisa berprestasi melebihi para pelatih senior lainnya.

Waktu Daud diurapi Nabi Samuel menjadi Raja Israel, ia masih kemerah-merahan, masih remaja. Ketika Allah menunjuk Yeremia untuk menyerukan pertobatan bagi umat-Nya, nabi itu pun masih muda. Timotius pun sama. Kala, Paulus memintanya melayani Tuhan, ia juga masih belia. Usia muda bukan halangan bagi kita untuk memberkati orang. Bahkan ketiadaan pengalaman pun demikian. Lihatlah, orang-orang di atas. Awalnya mereka juga tidak punya pengalaman sama sekali. Akan tetapi pelan-pelan mereka belajar dan akhirnya dimampukan.

Kerygmers, jangan berkecil hati dengan keberadaan kita.Tetaplah berprestasi, tetaplah melayani Allah sekalipun masih muda.

Sekalipun masih remaja, kita tetap dapat melakukan sesuatu bagi Allah dan sesama.
Doaku:
“Tuhan Yesus, aku mau melayani-Mu sejak muda. Biarlah hidupku selalu menyenangkan hati-Mu. Bimbing aku, ya, Bapa untuk bertumbuh sesuai dengan teladan-Mu. Amin.”

Photo Credit: cuc.ca

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *