renungan-24-november-2016-sekalipun-dalam-kelemahan

SEKALIPUN DALAM KELEMAHAN

Bacaan Alkitab Setahun:
I Petrus 1
Ayat Emas
Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.
(2 Kor. 12:10b)

Pocil sejak kecil terlahir sebagai seorang anak yang tidak memiliki organ tubuh yang lengkap. Ia tidak memiliki tangan dan kaki. Ia sekarang duduk di bangku kelas 2 SMP. Oleh karena keadaan fisiknya, Pocil jadi pemurung dan sulit bergaul. Ia bahkan selalu mengeluh dengan hidupnya.

Nick Vujicic juga terlahir mirip seperti Pocil, tapi saat ini ia bisa menjadi seorang pengkhotbah besar dan motivator yang berkeliling dunia. Ia menjadi berkat bagi jutaan orang. Awalnya, Nick juga sempat putus asa, beberapa kali hendak bunuh diri. Beruntung kasih Kristus menjamah dan memulihkan hidupnya, sehingga ia bangkit dari keterpurukan.

Barangkali kita pun punya keterbatasan, terbatas soal fisik, keuangan, kemampuan. Kecewa, sedih itu wajar namun jangan biarkan berlama-lama. Kita masih bisa hidup bahagia sekalipun mempunyai kekurangan.

Kerygmers, datanglah pada Tuhan Yesus. Biarkan Dia melembutkan hati kita yang selama ini keras. Terus-menerus menyalahkan Tuhan dan orang tua tak akan menghasilkan apa-apa. Namun mengizinkan Tuhan memakai hidup kita meskipun terbatas, itu baru luar biasa.

So, buanglah segala kepahitan dan kekecewaan sebab dalam kelemahan selalu ada kehebatan yang Dia berikan.

Kelemahan bukan halangan untuk kita dapat memuliakan Tuhan.
Doaku:
“Tuhan Yesus, memiliki keterbatasan memang bukan hal yang mudah. Seringkali aku menangis dan mengeluh karenanya. Bantu aku untuk bangkit. Aku ingin jadi alat-Mu, sekalipun dalam kelemahan. Amin.”

Photo Credit: fhelessons.wordpress.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *