renungan-18-november-2016-jauhi-takhayul

JAUHI TAKHAYUL!

Bacaan Alkitab Setahun:
Ibrani 13
Ayat Emas
Tetapi jauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Latihlah dirimu beribadah.
(1 Tim. 4:7)
Bacaan: I Timotius 4

Pernahkah kamu mendengar perkataan ini, “Orang yang belum menikah tidak boleh makan di depan pintu, nanti akan sulit mendapat jodoh. Kalau menyapu lantai harus bersih, jika tidak, kelak kalau mempunyai anak lelaki wajahnya akan dipenuhi jenggot dan brewok atau bulu-bulu yang tumbuh di sekitar pipi.” Masih banyak lagi perkataan semacam itu, tidak boleh pulang malam, nanti begini, tidak boleh makan makanan tertentu, nanti begitu. Sebagian mungkin benar, tetapi tidak sedikit pula yang hanya mengada-ada.

Sebagai anak Tuhan, kita perlu memperbanyak merenungkan sabda-Nya. Mengapa? Sebab dengan begitu, kita akan benar-benar tahu mana yang benar, yang dikehendaki Allah dan mana yang cuma omong kosong saja, atau hanya menakut-nakuti orang. Sementara bila kita jarang atau bahkan tidak pernah sama sekali merenungkan kebenaran Allah, maka kita akan mudah diperdaya.

Kerygmers, Rasul Paulus mengajak kita untuk menjauhi takhayul dan dongeng. Sebaliknya kita diminta melatih diri beribadah sebab di dalam ibadah ada persekutuan dengan Tuhan, ada kebenaran, ada kekuatan. Jauhi takhayul, itu cuma melemahkan iman. Beralihlah pada firman Allah, iman dan kekuatan kita akan terus bertambah.

Baca dan renungkan firman. Itu adalah kekuatan dalam kehidupan.
Doaku:
“Tuhan Yesus, mulai sekarang aku mau berkomitmen untuk membaca firman-Mu setiap hari. Dengan begitu, imanku akan kuat dan aku tak mudah diombang-ambing dengan hal-hal yang tidak benar. Amin.”

Photo Credit: rusticsunshine.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *