renungan-16-november-2016-plagiator

PLAGIATOR

Bacaan Alkitab Setahun:
Ibrani 11:20-40
Ayat Emas
Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, … –, maka hal itu akan diberikan kepadanya.
(Yak. 1:5)

Sejak tahun 2012, industri musik dihebohkan oleh kemunculan K- Pop, girl band dan boy band asal Korea. Penampilan serta kekompakan mereka pada saat perform membuat mata yang melihat berdecak kagum. Postur tubuh yang ideal. Wajah tampan dan cantik. Kelincahan mereka pada saat melakukan dance, sangat mengagumkan. Dilengkapi pula dengan suara khas sopran yang terdengar halus dan merdu. Membuat penampilan mereka terlihat sempurna.

Euforia tersebut menginspirasi para produser musik untuk melirik keuntungan lewat cara “mengadaptasi” K-Pop ke dalam musik dalam negeri. Kemudian muncullah secara bersamaan Cheerybell, JKT48, SM*SH, 7 Icons, Super 9 Boyz, Blink, dan lainnya. Seru bukan! Namun, kemiripan gerakan, penampilan, formasi jumlah, serta pemilihan warna suara, spontan membuat mereka dianggap menjiplak karya orang lain, plagiat atau meniru.

Dalam dunia musik, penulisan buku sampai dunia usaha, kata plagiat memang sudah tidak asing lagi. Kita berkata, “Produk ini mirip dengan produsen lain. Buku ini hampir sama dengan buku lain yang pernah saya baca. Lagu ini terdengar tidak asing di telinga, karena nadanya sama dengan lagu-lagu bahasa asing.” Entah benar orang-orang itu menjiplak atau sekadar terinspirasi saja, tapi menjadi plagiator tentu tidak dibenarkan. Sebab, ini dapat dikategorikan mencuri karya orang.

Kita boleh saja terinspirasi dengan karya orang dalam membuat sesuatu, namun jangan lupa untuk meminta hikmat dari Allah sendiri. Sebab Dia adalah pribadi yang kaya akan ide-ide segar. Pengetahuan-Nya tidak terhingga. Kreativitas-Nya tidak pernah mati.

Kerygmers, jika kita melekat kepada Tuhan, otomatis segala yang Ia punya termasuk gagasan, hikmat, akan tersalur dalam hidup kita. Jadi, mari belajar membangun hubungan yang dekat dengan-Nya setiap hari.

Semakin melekat kepada Allah, semakin ide dan hikmat kita berlimpah.
Doaku:
“Tuhan Yesus, aku mau menjalin hubungan yang intim dengan-Mu setiap hari. Tolong aku untuk bisa melakukannya. Amin.”

Photo Credit: blackeuse.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *