renungan-11-november-2016-tidak-membeda-bedakan

TIDAK MEMBEDA-BEDAKAN

Bacaan Alkitab Setahun:
Ibrani 8
Ayat Emas
Siapa menindas orang yang lemah, menghina Penciptanya, tetapi siapa menaruh belas kasihan kepada orang miskin, memuliakan Dia.
(Ams. 14:31)

Di sekolah, hampir setiap hari Andre mengejek Roy. Andre mengejek Roy karena ia adalah anak yang kurang mampu. Bahkan, terkadang bukan hanya diejek tetapi juga dijahili. Tempat duduknya diberi permen karetlah, kakinya dihadang sehingga jatuh, bahkan pernah sampai dikunci di kamar mandi.Tingkah Andre memang sudah keterlaluan, tetapi Roy tidak pernah mengadu kepada gurunya.

Suatu kali, ketika Andre sedang mengendarai motornya, ia ditabrak sebuah mobil. Parahnya, si pengemudi kabur. Di tempat kejadian, Roy melihat peristiwa tersebut. Awalnya ia tidak tahu kalau pengendara motor itu adalah temannya. Ketika ia tahu bahwa itu adalah Andre, cepat-cepat ia meminta bantuan pada orang-orang sekitar untuk menolong membawa Andre ke rumah sakit terdekat. Bahkan ketika perawat mengatakan Andre membutuhkan darah karena keadaannya kritis, Roy tak ragu mendonorkan darahnya, apalagi kebetulan golongan darah mereka sama. Bisa ditebak, setelah kejadian itu, Andre tidak pernah lagi mengejek dan menjahili Roy.

Kerygmers, jangan pernah menghina orang lain bagaimanapun keberadaan mereka. Firman-Nya mengatakan kalau kita mencemooh orang lemah, kita menghina Allah sendiri, yang telah menciptakan mereka. Bertemanlah dengan semua orang tanpa membeda-bedakan.

Menghina sesama berarti menghina pencipta-Nya.
Doaku:
“Tuhan Yesus, ampuni jikalau aku sering menghina orang di sekitarku. Aku mau belajar menghargai dan mengasihi teman-temanku, tak peduli mereka kaya atau miskin. Amin.”

Photo Credit: blogs.tribune.com.pk

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *