renungan-07-november-2016-memberi

MEMBERI

Bacaan Alkitab Setahun:
Ibrani 4
Ayat Emas
Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum.
(Ams. 11:25)

Jessica gemar membuat kue. Hari ini, ia sedang sibuk membuat cake pisang. Setelah jadi, ia memotong cake tersebut .Tiba-tiba ia teringat kepada seorang kakek di samping rumahnya. “Kakek pasti menyukainya,” pikirnya. Senyumnya seketika terhenti. “Tapi bagaimana kalau ia tidak suka dan berpikir bahwa aku tukang pembuat kue yang payah?” Jessica murung, tapi saat melihat cakenya lagi ia mengenyahkan pikiran jelek itu.

Malamnya, ia datang ke rumah si kakek. “Malam Kek,” sapanya. “Aku ingin memberikan kue ini. Meskipun aku bukan tukang masak profesional, tetapi cake ini benar-benar bisa dimakan kok….” Senyuman di wajah kakek tersebut menghentikan kata-kata Jessica. “Terima kasih banyak,” ucapnya. “Aku tahu ini pasti enak sekali,” ujarnya. “Kakekkan belum mencobanya?” tanya Jessica heran.

“Perhatian, ketulusan, dan kebaikanmu akan membuat kue ini menjadi enak,” ucap Kakek itu lagi.

Guys, terkadang kita enggan memberi karena takut ditolak, khawatir ditertawakan orang. Namun kisah di atas memotivasi kita untuk senantiasa menjadi berkat. Sebab, selain memberi itu menyehatkan jiwa dan membuat bahagia, mempersembahkan sesuatu bagi orang juga akan mengajarkan kita untuk tidak egois. Sebaliknya mengembangkan sikap perhatian dan kebaikan.

Kita bisa memberi tanpa mengasihi. Tapi kita tak mungkin mengasihi tanpa memberi.
Doaku:
“Tuhan Yesus, tolonglah aku untuk dapat berbagi berkat bagi orang-orang yang aku temui setiap hari. Amin.”

Photo Credit: natalievartanian.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *