renungan-23-oktober-2016-pengharapan

PENGHARAPAN

Bacaan Alkitab Setahun:
I Timotius 3
Ayat Emas
Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!
(Rm. 12:12)

Ami sering merasa takut pulang ke rumah usai jam sekolah. Mengapa? Mama sering memukulinya tiap kali ia tanpa sengaja berbuat salah. Bukan memukul dengan tangan namun dengan tongkat base ball. Aduh, sakit banget membayangkannya!

Hal itu seringkali terjadi sejak Papa Ami jarang pulang. Kabar yang terdengar papanya menikah lagi. Semua orang jadi berubah. Kakak juga sering pulang malam. Jika tidak merasa kasihan dengan mamanya, tentu Ami juga mau ikut-ikutan pulang malam atau pulang ke rumah nenek, biar tidak kena pukul. Tapi kasihan juga jika mama sendirian di rumah.

Sering tiba-tiba Ami berpikir, apalah arti mobil mewah, rumah besar bila hati terasa begitu dingin. Bahkan ia menjadi iri melihat teman-temannya yang diantar ke sekolah oleh ayahnya, meski mereka naik sepeda buntut. Ia bahkan iri melihat Sammy, bocah kecil di samping rumahnya, yang mencium mamanya saat mereka berpisah di halaman sekolah. “Aku kesepian. Rasanya pingin mati saja,”ucap Ami putusasa.

Kerygmers, apakah ada seorang temanmu yang juga kehilangan pengharapan, hingga berfikir untuk mengakhiri hidupnya? Rasul Paulus menegaskan kepada Jemaat di Filemon, “Jangan kamu kehilangan pengharapan, sebab pengharapan ada di dalam Kristus.”

Abraham juga terus menantikan janji Allah tentang keturunannya. Bukan pada saat ia masih muda, namun saat ia telah lanjut usia.Terasa mustahil!

Teguhkanlah hatimu ketika kesukaran menghimpit hidupmu dan hampir-hampir memadamkan pengharapanmu. Selalu ada pelangi sehabis hujan. Ampunilah orang tua, saudara atau teman yang mungkin telah melukai hatimu. Berharaplah kepada Allah yang memberikan mukjizat, mengubahkan hati yang keras, dan melembutkan sikap yang kasar. Kehidupan ini akan terasa berat jika kamu mengandalkan kekuatanmu sendiri. Berserahlah kepada Tuhan!

Teruslah bermimpi sampai mimpi itu menjadi nyata.
Doaku:
“Tuhan Yesus, ampuilah aku yang mudah berputus asa ketika masalah menghimpitku. Ajarlah aku menaruh pengharapan hanya kepada-Mu. Amin. ”

Photo Credit: cheapcourage.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *