renungan-20-oktober-2016-sang-ilmuwan

SANG ILMUWAN

Bacaan Alkitab Setahun:
II Tesalonika 3
Ayat Emas
Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang.
(Ef. 5:8)

Seorang pria berkebangsaan Amerika Serikat, lahir pada 1847, telah berhasil menemukan sebuah benda ajaib yang memberikan cahaya di malam hari. Siapakah dia? Thomas Alva Edison, penemu bola lampu modern.

Tahukah kamu berapa kali sang jenius ini mengalami kegagalan? 9.955 kali dengan 6.000 jenis bahan yang ia gunakan sebagai bahan percobaan. Wow, luar biasa bukan!

Lulusan mana ilmuwan yang mengagumkan ini? Ternyata dia tidak pernah lulus sekolah formal seperti kalian alias drop out (DO). Dia diberhentikan karena dianggap pihak sekolah terlalu bodoh dan tidak berbakat. Oleh karena itu, Edison harus belajar di rumah didampingi ibunya. Namun, ia tidak memandang hal tersebut sebagai sebuah kegagalan. Dengan berada di rumah ia bisa bebas membaca buku-buku ilmiah dan mengadakan percobaan sendiri. Gimana ya caranya sehingga ia bisa berhasil? Ternyata ada sebuah prinsip yang dipegangnya teguh, yakni: MENOLAK disebut GAGAL.

Hingga muncul sebuah headline berita, “Setelah 9.955 kali berhasil menemukan lampu yang gagal menyala, Edison akhirnya berhasil menemukan lampu yang menyala.”

Bayangkan bila tidak ada seorang jenius seperti dia. Pada saat malam, manusia tidak akan bisa melakukan banyak aktivitas seperti belajar, menonton TV, makan malam, dan jalananpun jadi sepi. Untunglah Allah memperhatikan kegigihan Edison, memberkati penemuannya serta memberikan orang-orang yang tepat untuk mendukungnya dalam setiap penelitian yang dilakukannya.

Kerygmers, sudahkah kamu menjadi teladan melalui kegigihan dan kerja kerasmu? Jika belum kamu bisa memulainya dari sekarang. Mulailah dengan belajar jujur pada saat ujian, dalam perkataan dan perbuatan. Bekerja keraslah agar hasilmu maksimal, serta andalkan Tuhan dalam kehidupanmu. Maka Tuhan memampukanmu untuk menjadi terang.

Jenius adalah 1% inspirasi dan 99% keringat. Tidak ada yang menggantikan kerja keras.
Doaku:
“Tuhan Yesus, aku ingin berkomitmen untuk meninggalkan kehidupan yang lama dan berubah seturut kehendak-Mu. Hidup penuh kejujuran dan kerja keras bagi kemuliaan nama-Mu. Amin. ”

Photo Credit: ehotbuzz.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *