renungan-14-oktober-2016-bertahan-dalam-tantangan

BERTAHAN DALAM TANTANGAN

Bacaan Alkitab Setahun:
I Tesalonika 2
Ayat Emas
Janganlah seorang menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dan dalam kesetiaanmu, dan dalam kesucianmu.
(1Tim. 4:12)

Annelies Marie, seorang gadis keturunan Jerman Yahudi, yang harus hidup di kamp konsentrasi Nazi Jerman, pada tahun 1940. Pada saat itu sedang terjadi Perang Dunia II, Anne dan keluarganya melarikan diri ke Amsterdam, Belanda.

Namun pada tahun 1942, Jerman berhasil meduduki Belanda. Merekapun menemukan dan menangkap keluarga Anne. Betapa mengerikannya hidup di dalam kamp Nazi. Setiap hari adalah siksaan.

Selama ada di dalam kamp, Anne menulis apa yang ia lihat dan dengar, serta perlakuan kasar yang kerap diterimanya ke dalam sebuah buku harian. Setelah 7 bulan, Anne meninggal karena penyakit tifus. Selang beberapa tahun, ayahnya yang bernama Otto, berhasil keluar dari kamp dan membawa buku harian Anne. Buku itupun dipublikasikan pada tahun 1952 dengan judul “The Diary Of a Young Girl”, dan dinobatkan menjadi salah satu buku bersejarah di dunia.

Guys, Anne adalah salah seorang tokoh muda yang telah berhasil menjadi saksi sejarah, ia merekam dan mengungkap kebenaran dengan buku hariannya, dan dunia terbangkitkan oleh semangat perjuangan yang dimilikinya.

Bagaimana denganmu? Apa yang sudah kamu berikan bagi dunia ini? Jika kamu merasa belum berbuat apapun, sekaranglah waktunya. Jika engkau seorang pelajar, belajarlah lebih giat hingga menemukan dan mencapai prestasimu. Jika engkau sebagai anak, jangan terus membantah nasihat orang tuamu, dikala mereka kurang memahamimu. Jika engkau sebagai teman, jadilah teman yang setia. Berkaryalah di manapun Tuhan menempatkanmu. Jadilah pribadi yang meneduhkan, dan mereka akan melihat bahwa Allah yang memimpin langkahmu.

Belajarlah lebih banyak lagi sehingga kamu tidak diremehkan orang.
Doaku:
"Tuhan Yesus, ampunilah aku yang sering membuang waktu yang Engkau berikan dengan hal-hal yang kurang berkenan bagi-Mu. Aku ingin berkarya bagi nama-Mu di sekolah, keluarga, dan lingkunganku. Amin."

Photo Credit: bmag.com.au

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *