renungan-16-september-2016-induk-buaya

INDUK BUAYA

Bacaan Alkitab Setahun:
II Korintus 9
Ayat Emas
Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?
(Rm. 8:32)

Apa yang terlintas dalam pikiran kamu saat mendengar kata “buaya”? Pasti langsung terbayang seekor hewan yang buas, ganas, pemakan daging, brutal dan liar.

Adegan-adegan buaya memakan mangsanya cukup sering ditampilkan di TV dan membuat kita merasa takut. Namun, tahukah kamu bagaimana perlakuan induk buaya terhadap anak-anaknya?

Buaya bereproduksi dengan cara bertelur. Setelah telurnya menetas, induk buaya akan membawa anak-anaknya yang masih kecil ke dalam rahangnya, yang merupakan tempat aman baginya. Rahang yang biasa dipakai untuk menggigit mangsa, sekarang digunakan untuk membawa anak-anaknya dengan lembut. Ia bahkan tak akan membiarkan ada hewan lain mendekati apalagi mengganggu anak-anaknya.

Perhatikanlah, buaya yang merupakan hewan predator saja bisa merawat anak-anaknya dengan baik, dapat menjaga dan melindungi mereka dari bahaya, apalagi Bapa kita yang ada di Surga. Dia telah menyelamatkan kita dengan darah-Nya yang mahal, mungkinkah tidak akan memelihara dan memenuhi kebutuhan kita? Dia mengerti kebutuhan kita, bahkan sebelum kita meminta sesuatu. Jadi, tidak ada alasan untuk meragukan kasih Tuhan. Latihlah terus iman dan kepercayaan kita kepada-Nya, niscaya iman kita akan semakin kuat.

Jika nyawa Ia berikan, maka segala keperluan kita pun pasti Dia cukupkan.
Doaku:
“Tuhan Yesus, aku percaya Engkau Bapa yang baik, yang akan memenuhi segala keperluanku menurut kekayaan dan kemuliaan-Mu. Amin. ”

Photo Credit: pixdaus.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *