renungan-29-agustus-2016-akar-pahit

AKAR PAHIT

Bacaan Alkitab Setahun:
I Korintus 10:19-33
Ayat Emas
Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.
(Ibr. 12:15)

Suatu hari ada seorang pengusaha kaya yang gemar memukuli isteri dan anaknya.Tanpa disadari oleh pengusaha itu, anaknya menyimpan akar pahit dan dendam terhadapnya.

Setiap kali anak ini dipukul atau melihat mamanya dipukul oleh papanya, ia berkata dalam hatinya, “Aku pasti balas Papa. Tapi tidak sekarang.Tunggu sampai aku dewasa.”

Ketika anak ini dewasa, ia menghancurkan bisnis papanya, menghambur-hamburkan uang, sehingga papanya bangkrut. Karena stres, papanya sakit-sakitan dan akhirnya meninggal. Anak ini berpikir setelah ayahnya meninggal dia akan merasa puas, ternyata sebaliknya. Ia merasa sedih dan menyesal, tetapi semua sudah terlambat.

Kerygmerz, akar pahit dan dendam tidak akan bermanfaat apapun bagi kita selain menghancurkan kehidupan kita. Untuk apa kita terus berkubang dalam kepahitan? Yuk lepaskan pengampunan! Lakukan perbuatan-perbuatan yang baik yang menyenamgkan hati Tuhan.

Jika kita mengampuni, kita membebaskan jiwa kita dari penjara ~ Louis B. Smedes.
Doaku:
“Tuhan Yesus, aku mau melepaskan pengampunan, aku tidak mau memendam rasa sakit hati pada siapapun. Tolong aku, ya Bapa. Amin.”

Photo Credit: youtube.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *