renungan-21-agustus-2016-penghambat-doa

PENGHAMBAT DOA

Bacaan Alkitab Setahun:
I Korintus 4
Ayat Emas
Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.”
(Mrk. 11:25)

Lily selalu iri pada Dira. Di sekolah, Lily selalu ngerjain Dira, tentu saja Dira sakit hati. Namun Dira tidak dapat berbuat apa-apa karena Lily memiliki banyak teman, dan ia adalah anak orang kaya.

Dira sendiri adalah anak Tuhan yang rajin ke gereja dan berdoa. Namun akhir-akhir ini, Dira merasa ada yang mengganjal dalam doanya. Ia merasa doanya tidak sekuat biasanya dan terasa monoton.

Ia pun berkata pada Tuhan, “Ya Tuhan, kenapa akhir-akhir ini doa Dira seperti memantul di langit-langit?” Tiba-tiba Roh Kudus berbisik dalam hatinya, “Karena kamu belum mengampuni Lily.” Dira tersentak. Ia menyadari bahwa doanya tidak diterima oleh Tuhan karena ia belum mengampuni Lily. “Ampuni aku Tuhan, sekarang aku mau mengampuni Lily,” doa Dira.

Apakah doamu juga terhambat? Atau doa kita seperti hanya memantul di langit-langit? Mari kita periksa hati kita, apakah ada sesuatu yang masih salah, yang belum kita perbaiki? Apakah kita sudah mengampuni orang lain?

Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Saudara, biarlah aku mengeluarkan selumbar yang ada di dalam matamu, padahal balok yang di dalam matamu tidak engkau lihat? Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu.” (Mat. 6:42)

Buanglah penyumbat yang ada dalam diri kita sendiri terlebih dahulu, dari pada sibuk mengurusi orang lain. Agar hubungan kita dengan Tuhan juga semakin lancar.

Dosa adalah penghambat doa. Semakin dia dipelihara, tak akan ada jawaban atas doa-doamu.
Doaku:
“Tuhan Yesus, ampuni aku jika aku kurang mampu menilik diriku sendiri. Tolong aku, ya, Bapa, untuk dapat mengampuni dan mengasihi dengan lebih sungguh. Amin.”

Photo Credit: vp.fo

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *