renungan-14-agustus-2016-beribu-ribu-surat-kerinduan

BERIBU-RIBU SURAT KERINDUAN

Bacaan Alkitab Setahun:
Roma 14
Ayat Emas
sedangkan di dalam doa mereka, mereka juga merindukan kamu oleh karena kasih karunia Allah yang melimpah di atas kamu.
(2 Kor. 9:14)

Nabila terpisah dari ibunya, saat bencana alam terjadi di kotanya. Banjir besar itu memisahkan banyak keluarga, entah itu dengan kematian ataupun perpisahan.

Nabila menyangka bahwa orang tuanya tak lagi peduli dan berusaha mencarinya, saat mereka terpisah akibat banjir besar itu. Akhirnya ia tinggal di sebuah panti asuhan, bersama anak-anak lainnya yang juga terpisah dari orang tua mereka.

Sementara itu, Ibu Nabila, yang selama 14 tahun ini berusaha mencari anaknya, tinggal di sebuah panti jompo. Ia yang selama ini mengabdikan dirinya untuk membantu orang-orang tua jompo, akhirnya juga menjadi penghuni di sana setelah suaminya meninggal.

Setiap kali ia merindukan Nabila, ia menuliskan kerinduannya dengan membuat surat untuk anaknya tersebut. Tak disangka Nabila bertemu dengan ibu kandungnya, saat ia berkunjung ke panti jompo tersebut bersama rombongan teman-teman sekolahnya. Namun Nabila merasa tak peduli pada ibunya, karena ia masih merasa marah terhadap ibunya, yang disangkanya tidak pernah mencarinya.

Ketika rasa kesal Nabila mulai luluh, ia berniat mengunjungi ibunya kembali, tapi sayang….ibunya telah meninggal dunia, karena rasa sedihnya. Pengurus panti jompo itu mengajak Nabila menuju sebuah kamar, tempat ibunya tinggal selama ini. Ada banyak tumpukan amplop surat ditujukan padanya, beribu-ribu surat kerinduan dari ibunya untuk Nabila.

Kasih ibu sepanjang masa, tak terbatas waktu berlalu.
Doaku:
“Tuhan Yesus, jangan biarkan hatiku buta dengan kesedihan yang aku alami. Isilah hatiku dengan kasih-Mu agar aku tetap dapat mengampuni dan mengasihi. Amin.”

Photo Credit: thefiftypluslife.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *