renungan-08-agustus-2016-terlambat

TERLAMBAT

Bacaan Alkitab Setahun:
Roma 9:16-33
Ayat Emas
Sebab sengsara dan miskin aku, dan hatiku terluka dalam diriku;
(Mzm. 109:22)

“Papa, Mama, Jean pergi dulu ya… Jangan dicari.” Bunyi surat Jean, yang ditinggalkan bagi papa dan mamanya. Jean memutuskan pergi dari rumah saat hatinya merasa terluka. Setiap hari ia melihat pertengkaran kedua orang-tuanya. Lama kelamaan ia merasa tidak nyaman dan ingin keluar dari rumah tempatnya berteduh selama ini.

15 tahun kemudian, Jean telah berubah menjadi seorang wanita yang tegar, sukses dan mapan dalam hidupnya. 15 tahun itu telah mengubah dirinya menjadi pribadi yang lebih dewasa, sejak ia menerima Tuhan Yesus dalam hidupnya. Jean sedikit demi sedikit mulai mengampuni kedua orang-tuanya. Rasa rindunya kepada mereka pun kembali muncul.

Akhirnya Jean bertekad menemui kedua orang-tuanya. Tapi sayang, ternyata mereka sudah meninggal karena kecelakaan. Betapa hancur hati Jean, ia menyesal mengapa tidak dari dulu mengampuni mereka.

Guys, mengampuni seseorang memang tidak mudah. Apalagi mereka adalah seseorang yang dekat dalam hidup kita. Tentu luka yang kita alami lebih terasa pedih dan dalam. Meski demikian, Tuhan Yesus mengingatkan agar kita tetap terus belajar mengampuni. “Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”

Jadi, sebelum semua terlambat, sebelum nasi menjadi bubur, lakukan segera. Bukan untuk sekadar memperbaiki hubunganmu dengan mereka, namun juga untuk kebaikan dirimu sendiri.

Waktu itu gratis, tapi tidak dapat dibeli dengan uang. -Harvey Mackay
Doaku:
“Bapa di Surga, ampuni aku jika selama ini belum dapat mengampuni orang lain. Tolong ya Bapa, ubahkan hatiku agar dapat melakukannya. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin. “

Photo Credit: ibunda.id

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *