renungan-27-juli-2016-tidak-lg-tertuduh

TIDAK LAGI TERTUDUH

Bacaan Alkitab Setahun:
Kisah Para Rasul 27:27-44
Ayat Emas
Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku.
(Flp. 3:13)

John Delong menjadi hamba Allah yang luar biasa. Tuhan memakainya sebagai penginjil dan memberinya kuasa untuk menyembuhkan orang-orang sakit.

Namun tahukah kamu sebelum itu terjadi, masa lalu John begitu buruk? Ya, ia kecanduan alkohol, bicaranya kasar dan sering melukai orang di sekelilingnya. Bahkan bisnis dan keluarganya berantakan. Tapi mengapa di kemudian hari, John memiliki masa depan yang cerah? Karena saat ia memutuskan untuk bertobat, ia tak pernah mau lagi melihat ke belakang apalagi tenggelam dalam rasa bersalah karena telah melakukan berbagai dosa.

Rasul Paulus mengatakan bahwa ia melupakan apa yang ada di belakangnya, yakni masa lalu yang kelam, yang telah membunuh banyak pengikut Kristus. Ia menerima pengampunan seutuhnya dari Tuhan sehingga tidak ada lagi rasa tertuduh atau dihantui rasa bersalah. Hasilnya, pelayanannya ke depan begitu efektif.

Guys, siapa pun pernah melakukan pelanggaran. Jika itu kita alami, mintalah pengampuan dari Tuhan, lalu maafkanlah diri kita sendiri. Setelah itu, bangkitlah kembali. Jalani hidup lebih sungguh di hadapan-Nya. Ya, jangan biarkan rasa bersalah itu terus membebani kita. Sebab hanya akan menghalangi kita untuk maju

Rasa bersalah yang tidak diselesaikan, akan menghambat kemajuan kita ke depan.
Doaku:
“Bapa yang mengasihiku, aku memohon ampun atas segala dosa yang sengaja maupun yang tak sengaja kulakukan. Ampunilah aku dan berilah aku damai sejahtera-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus, aku berdoa. Amin. “

Photo Credit: playbuzz.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *