renungan-09-juli-2016-stop-malas

STOP MALAS!

Bacaan Alkitab Setahun:
Kisah Para Rasul 16:1-21
Ayat Emas
Kemalasan mendatangkan tidur nyenyak, dan orang yang lamban akan menderita lapar.
(Ams. 19:15)

Ada dongeng yang sudah tidak asing lagi bagi kita yakni tentang semut dan jangkrik. Semut bekerja dengan rajin, sementara jangkrik malah kerjanya bernyanyi-nyanyi saja. Ketika ditanya mengapa tak mau bekerja, jangkrik hanya menjawab kalau hidup harusnya diisi dengan bersenang-senang bukannya kerja keras.

Ya, bagi pemalas memang selalu ada alasan untuk membenarkan kemalasannya tersebut. Untuk apa belajar, toh ilmunya nanti tidak akan terpakai saat bekerja. Untuk apa menabung, kesusahan sehari cukuplah untuk sehari. Jadi, kalau kita butuh sesuatu tinggal minta saja sama orangtua. Atau yakin Tuhan pasti akan pelihara hidup kita. Begitulah orang-orang malas menutupi sifat malasnya. Sebenarnya mereka mengemukakan kemalasan karena tak ingin bergerak, tak suka aktif, tidak mau melakukan apa-apa. Untuk sementara waktu itu terlihat enak, tapi seperti dongeng di atas, kita tahu bagaimana nasib jangkrik selanjutnya.

Guys, kalau kita ingin mempunyai masa depan yang berantakan, teruslah nikmati kemalasan kita. Teruslah berdiam diri namun pelan tapi pasti kelak kita akan merasakan dampak dari kemasalan itu. Sebelum terlambat, sebelum menyesal, bangkitlah. Benahi hidup kita. Mau?

Kemalasan berjalan perlahan-lahan, dan kemiskinan pun segera menyusulnya. (Hunter)
Doaku:
“Ya Bapa, rasa malas sering menggodaku untuk tidak melakukan hal yang berguna dalam hidup ini.Tolonglah aku untuk dapat mengatasi rasa malasku dan bantulah aku untuk menggantinya dengan sifat rajin. Amin.”

Photo Credit: www.wealthylifestylehq.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *