renungan-01-juli-2016-tetap-lakukan-yg-baik

TETAP LAKUKAN YANG BAIK

Bacaan Alkitab Setahun:
Kisah Para Rasul 10:24-48
Ayat Emas
Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.
(Gal. 6:9)

Daud bingung terhadap Saul yang begitu memusuhinya, yang terus saja memburu dan ingin membunuhnya.

Suatu ketika, Daud mempunyai kesempatan untuk membalas kejahatan Saul. Orang-orang yang bersama Daud mendorongnya untuk segera menghabisi Saul, yang sedang beristirahat dan membuang hajat di dalam gua, yang kebetulan menjadi tempat persembunyian Daud. Tetapi Daud tidak mau membunuhnya. Hamba Allah itu, tak ingin menyentuh orang yang telah diurapi Allah menjadi raja Bangsa Israel tersebut. Ia hanya memotong ujung kain punca Saul, lalu melepaskannya.

Guys, kamu mungkin pernah menghadapi situasi yang kurang lebih sama. Sudah berbuat baik kepada orang lain, tetapi balasannya malah tidak disukai. Telah menolong tapi justru dibenci. Kamu jadi berpikir, “Ah sudahlah! Sekarang aku gak mau melakukan hal-hal baik lagi!” Atau bahkan berpikir, “Dia jahat, ngapain aku baik sama dia? Lain kali, aku tak akan menolongnya lagi!”

Kisah Daud dan nasihat rasul Paulus hari ini mengingatkan kita supaya jangan jemu berbuat baik. Artinya, sekalipun balasannya negatif, tetaplah melakukan yang baik di mana saja dan kepada siapa saja. Sebab, akan ada waktunya kita menuai perbuatan baik kita, jika kita tidak menjadi lelah.

Jangan lelah melakukan kebaikan sebab ada waktunya perbuatan kita dibalas Tuhan.
Doaku:
“Tuhan Yesus, tolong aku untuk dapat berbuat baik setiap waktu. Mampukan aku untuk melakukannya. Amin.”

Photo Credit: godmusicculture.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *