renungan-28-mei-2016-kisah-persahabatan

KISAH PERSAHABATAN

Bacaan Alkitab Setahun:
Yohanes 10:24-42
Ayat Emas
Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus
(Gal. 6:2)

Di puncak gunung di Spanyol, ada seekor kambing gunung yang besar, tapi sangat lincah dalam melarikan diri. Kambing gunung itu tidak pernah bisa ditembak oleh pemburu. Tahu kenapa ? Karena dia mempunyai teman, yaitu seekor kambing muda yang mengikutinya, dan bersuara jika ada musuh di dekat mereka.

Kisah persahabatan binatang lainnya adalah badak dengan burung pipit. Ada seekor badak yang punya penglihatan kurang baik karena sudah tua. Di punggungnya banyak sekali hidup kutu-kutu, yang merupakan makanan lezat bagi burung pipit yang suka bertengger di atasnya. Meskipun penglihatan si badak terbatas, tapi ia selalu bisa mencari makanan, sebab burung pipit selalu menunjukkan arah jalan baginya.

Kerygmers terkasih, renungkanlah, kalau binatang saja bisa akur satu dengan yang lain, bahkan menjalin persahabatan, kita sebagai manusia tentu pasti bisa juga bukan? Ingatlah, tidak ada manusia yang bisa hidup sendiri. Kita butuh teman dan bersosialisasi.

Sekarang mari berteman lah dengan semua orang tanpa pilih kasih dan membeda-bedakan. Saling bertolong-tolonglah dalam menanggung beban. Percayalah, jika pertemanan kita diwarnai dengan kasih dan saling mengerti, Tuhan Yesus akan semakin memberkati hidup kita semua.

Satu hal yang terus saya pelajari bahwa rahasia kebahagiaan adalah melakukan sesuatu bagi orang lain. (Dick Gregory)
Doaku:
“Tuhan Yesus, terima kasih untuk teman-teman yang ada di sekelilingku. Aku mau menjadi teman yang baik bagi mereka. Amin.”

Photo Credit: modniritam.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *