renungan-27-mei-2016-turun-tahta

TURUN TAHTA

Bacaan Alkitab Setahun:
Yohanes 10:1-23
Ayat Emas
Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.
(Yoh.15:13)

Raja Edward VIII (1894-1972) pernah menghebohkan dunia. Bagaimana tidak, ia memutuskan mengundurkan diri sebagai raja Inggris pada tanggal 11 Desember 1936. Kedudukannya kemudian digantikan oleh adiknya, George VI.

Keputusan itu dibuat karena pemerintah Inggris menolak mengakui Marry Wallis Warfied Simpson, sebagai istrinya. Penyebabnya adalah karena istrinya berasal dari rakyat biasa. Setelah turun tahta, raja Edward meninggalkan Inggris dan mengasingkan diri ke Amerika. Lalu ia dan istrinya menetap di Perancis sampai akhir hayat mereka.

Kerygmers, tahukah kamu Tuhan Yesus pun rela ‘turun tahta?’ Dia adalah raja di atas segala raja. tapi mau ‘turun derajat’ menjadi manusia biasa untuk menebus dosa manusia. Itu semua karena Tuhan Yesus begitu mencintai kita. Kasih-Nya tidak berhenti sampai di situ, Tuhan Yesus bahkan mau mati untuk anak-anak-Nya.

Kerygmers terkasih, Tidak ada sahabat seperti Tuhan Yesus. Kalau teman kita mengorbankan waktu, uang, tenaga, perhatian bagi kita, Ia mengorbankan nyawanya. Jadi, jangan hanya mencurahkan isi hati kepada sahabat kita, Ia pun ingin mendengar kita bicara dan mencurahkan segala isi hati kepadanya. Ia ingin menjadi sahabat kita, bersediakah kita menjadi sahabat-Nya ?

Tidak ada sahabat seperti Dia, karena sudah memberikan segalanya bagi kita.
Doaku:
“Tuhan Yesus, Aku bersyukur untuk semua pengorbanan-Mu. Mulai hari ini aku mau menjadikan-Mu sebagai sahabat. Aku ingin menceritakan segala yang aku rasakan. Dalam nama-Mu aku berdoa. Amin.”

Photo Credit: ipost.christianpost.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *