renungan-25-mei-2016-tawa-itu-menular

TAWA ITU MENULAR

Bacaan Alkitab Setahun:
Yohanes 9:1-23
Ayat Emas
Hati yang gembira membuat muka berseri-seri, tetapi kepedihan hati mematahkan semangat.
( Ams 15:13 )

Pernakah kamu memerhatikan, jika kamu melihat orang tertawa, tanpa disadari kamu pun ikut tersenyum atau tertawa?

Berdasarkan sebuah studi, tertawa memang benar-benar bisa menular. Otak akan merespons suara tawa dan menghubungkan otot-otot wajah sebagai persiapan untuk bergabung dengan ekspresi kegembiraan itu. “Hasil ini menunjukkan bahwa hal ini adalah benar, yaitu tertawalah maka seluruh dunia akan ikut tertawa bersama dengan kita,” ujar Sophie Scott, seorang ilmuwan syaraf di University College London, seperti dikutip dari MSNBC, Kamis (16/9/2010).

Kerygmers, persahabatan tentu tidak melulu bicara tentang kesetiaan, berbagi duka, menekan keegoisan. Tapi persahabatan juga berbicara tentang bagaimana kita bisa membagi kegembiraan dengan orang yang kita kasihi dan menjadi berkat.

Kerygmers terkasih, kalau selama ini tanpa sadar hubungan kita dengan sahabat sering diwarnai oleh pertengkaran, iri hati, kesalahpahaman, maka inilah waktunya untuk mengubah keadaan tersebut menjadi lebih baik dan menyenangkan. Coba pergilah ke tempat-tempat yang membuat kita dan teman menjadi lebih nyaman. Ceritakanlah pengalaman kita yang lucu, menarik, atau menghibur. Niscaya suasana yang tadinya tegang akan cair dan berubah menjadi pertemuan yang membawa kegembiraan.

Tawa adalah mentari yang mencairkan kebekuan di wajah manusia. (Victor Hugo)
Doaku:
“Tuhan Yesus, mampukanlah aku menjadi anak-Mu, yang bisa membawa sukacita ke mana pun aku berada. Amin.”

Photo Credit: everaround.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *