renungan-11-mei-2016-menegur-dengan-benar

MENEGUR DENGAN BENAR

Bacaan Alkitab Setahun:
Yohanes 2
Ayat Emas
Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah.
( Ams. 15:1 )

Bela dan Jesica adalah teman akrab sejak kecil. Tapi mereka mempunyai sifat yang bertolak belakang. Bela suka berbicara dengan ceplas-ceplos. Bila ada hal yang tidak ia sukai dari temannya, ia akan langsung mengatakannya. Ia tidak peduli apakah nanti temannya akan merasa sakit hati atau marah. Tak heran kalau orang tidak terlalu suka berteman dekat dengannya.

Berbeda dengan Jesica. Ia selalu berbicara dengan sopan. Kadang ia memang tidak senang melihat ada teman yang malas, atau sering terlambat ke sekolah. Tapi ia menyampaikan hal itu dengan cara yang halus, dan bisa lebih diterima oleh teman yang ditegurnya. Sehingga teman-teman yang tadinya punya kebiasaan buruk jadi sadar dan mau memperbaiki kelakuannya.

Kerygmers, Bagaimanakah caramu menegur bila ada teman yang tidak disiplin? Apakah kamu langsung memarahinya? Mengatakan kalau mereka itu pemalas, pembuat masalah di kelas? Atau sebaliknya, kamu akan menasihatinya dengan baik-baik?

Guys, ketahuilah, jika kita menegur dengan kasar, seseorang bukannya akan berubah tapi malah semakin menjadi-jadi. Jika kita mau menegur dengan sopan niscaya teman yang mendengarnya mau memperbaiki sikapnya. Pilihlah untuk menyampaikan teguran dengan ramah, supaya kebenaran yang hendak kita sampaikan dapat diterima dengan baik.

Perkataan yang ramah menyenangkan siapa saja.
Doaku:
“Tuhan Yesus, mampukanlah aku untuk senantiasa berkata dengan ramah terutama saat menegur sesamaku. Amin.”

Photo Credit: desiringgod.org

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *