renungan-09-mei-2016-stop-mengkritik-pedas

STOP MENGKRITIK PEDAS !

Bacaan Alkitab Setahun:
Yohanes 1:1-28
Ayat Emas
Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui ?
( Mat. 7:3 )
Bacaan: Matius 7:1-5

Ada seorang istri yang suka membicarakan kejelekan orang lain. Bila bertemu dengan tetangganya, dalam hati ia berkata, “Wajah orang itu jelek. Jalannya pincang. Pakaiannya tidak bagus.” Selalu ada kejelekkan yang ia lihat dari tetangganya itu.

Suaminya sudah menasihatinya agar dia tidak berkata seperti itu, tapi sang istri tak mau mendengarkan.

Suatu hari, si suami hendak pergi ke kota, istrinya berpesan, “Kalau kembali bawakan aku barang yang belum aku punya.”

Tiba di kota, orang itu masuk ke dalam sebuah toko,menemukan sebuah benda yang aneh. Saat mengambilnya ia terkejut. “Benda apa ini? Aku melihat seseorang yang sangat mirip denganku di dalamnya!” seru lelaki itu.

“Itu cermin, Pak! Dengan benda itu Bapak dapat melihat wajah Bapak,” jawab sang penjual dengan ramah. Di zaman itu, cermin belum dikenal banyak orang. Akhirnya ia pun membeli cermin tersebut sebagai kado untuk istrinya.

Sesampai di rumah, ia memberikan pada istrinya. Saat melihat wajahnya sendiri di depan cermin, si istri kaget. “Siapa yang ada di cermin itu? Mengapa wajahnya buruk sekali?” ujarnya, bersiap-siap mencela seseorang yang ada di hadapannya, seperti kebiasaannya selama ini. “Seperti itulah wajahmu,” jawab suaminya.

Sobat Kerygma, cerita di atas mengingatkan kita, betapa menyakitkannya sebuah kritik yang menjatuhkan itu. Mungkin tanpa disadari, kita kerap mengkritik seseorang dengan sangat keras dan pedas. Padahal kita sendiri mempunyai kekurangan yang lebih buruk dari orang lain.

Kerygmers terkasih, marilah berhenti melihat kelemahan orang lain, dan mulai berkaca pada kekurangan diri sendiri. Jika tidak, kita tidak akan pernah bisa mengasihi orang lain dengan tulus.

Jangan mengeluh tentang salju di atap tumah tetangga, apabila serambi depan kamu sendiri tidak bersih. (Confusius)
Doaku:
“Tuhan Yesus, ampunilah aku jika lebih suka mengkritik, mencemooh atau menghina kekurangan orang lain. Hari ini aku berjanji untuk mengasihi teman-temanku. Amin.”

Photo Credit: thecelebritylane.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *