renungan-30-april-2016-rencana-agung

RENCANA AGUNG

Bacaan Alkitab Setahun:
Lukas 21:1-19
Ayat Emas
Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu
(Ams.1:8)
Bacaan: Efesus 2:4-5

Saat lulus SLTA, kakak laki-lakiku pergi meninggalkan rumah, karena papa tidak mengizinkannya masuk sekolah pelayaran. Kakak adalah anak yang sangat keras kemauannya. Dia akan melakukan apa saja untuk mendapatkan keinginannya. Sementara papa adalah pria yang sabar dan selalu berpikir jauh ke depan. Papa tidak mengizinkan kakak masuk sekolah pelayaran karena kondisi jantungnya yang tidak terlalu bagus.

Berminggu-minggu kami tidak mendengar kabar tentang kakak. Papa sebenarnya sangat khawatir, tetapi papa berprinsip, Tuhan Yesus akan mengambil alih semua kekhawatiran itu. Aku tahu, papa tidak tinggal diam. Ia juga berusaha mencari kakak lewat saudara-saudaranya dan kenalan-kenalan kakak. Akhirnya aku tahu, sebenarnya papa sudah menemukan kakak, tetapi papa memberikan waktu bagi kakak untuk menemukan jawabannya sendiri.

Benar saja, lima minggu kemudian kakak pulang. Kami semua menyambut kakak dengan senang. Selama ini rupanya kakak tinggal di rumah Om Broto, saudara papa, seorang gembala jemaat. “Pa, maafkan Niko, yang sudah menyakiti hati Papa,” bisik kakak. Tahun berikutnya kakak memutuskan masuk Fakultas Teologia di sebuah sekolah Tinggi di Jogja.

Kerygmers, Tuhan Yesus selalu mempunyai rencana indah bagi kamu, meski kadang berbelit dan berliku jalan yang harus ditempuh. Namun apabila saatnya telah tiba, semua akan menjadi indah.

Tukang periuk selalu memecahkan kembali periuknya yang retak, agar bisa kembali dibentuk menjadi sempurna.
Doaku:
“Tuhan Yesus, ajar aku untuk lebih pasrah dan berserah menerima bentukan tangan-Mu. Jangan biarkan aku mengandalkan kekuatanku sendiri. Amin.”

Photo Credit: craigtowens.wordpress.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *