renungan-15-april-2016-tak-tergantikan

TAK TERGANTIKAN

Bacaan Alkitab Setahun:
Lukas 13:1-22
Ayat Emas
“Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.
(Mat.5:13)
Bacaan: Titus 3:3-7

Tiga tahun yang lalu Papa Sensen meninggal dunia, ada satu kenangan yang selalu membuat Sensen merasa bersalah.

Selama ini Sensen tidak terlalu dekat dengan papanya, karena mereka hidup terpisah. Sensen tinggal bersama ibunya di rumah nenek. Sedangkan Papanya tinggal bersama keluarga barunya.

Sensen kembali dekat dengan papanya, saat papanya mengalami sakit. Hal itulah yang membuat ia merasa menyesal, mengapa selama ini tidak mengenal lebih dekat sosok papanya.

Di hari-hari akhir sebelum papanya meninggal, tak henti-hentinya papa selalu mengingatkan Sensen, ”Sensen, ingatlah untuk selalu hidup benar di dalam Tuhan. Apapun berkat yang akan kamu terima nanti, pergunakanlah itu untuk Tuhan. Hiduplah dengan bertanggungjawab dan jangan habiskan masa mudamu untuk hal-hal yang sia-sia, seperti yang telah papa lakukan dulu.”

Papa telah menghabiskan masa mudanya dengan hidup berfoya-foya, minum-minuman keras, memakai obat-obatan terlarang dan hidup bebas. Tapi kesenangan itu tidak selamanya bisa dinikmati. Pola hidup yang salah akhirnya membuat papa menderita kanker hati. Akhirnya, papa meninggal dalam usia 52 tahun, usia yang seharusnya masih cukup muda untuk melayani Tuhan.

Sejak papanya meninggal, Sensen bertekad tak ingin meniru gaya hidup papanya dulu. Ia ingin hidupnya berarti, seperti garam yang dapat dinikmati banyak orang.

Kasih kita dapat dirasakan orang lain, saat terwujud dalam perilaku nyata.
Doaku:
“Tuhan Yesus, ajar aku untuk mempergunakan masa mudaku dengan lebih Bertanggungjawab, karena aku tahu dunia tak dapat menggantikan-Mu di dalam hidupku. Amin.”

Photo Credit: westernhotelgalway.ie

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *