renungan-02-april-2016-kasih-Bapa

KASIH BAPA

Bacaan Alkitab Setahun:
Lukas 7:1-30
Ayat Emas
Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus,
( Ef 3:18)

Hari ini, 2000 tahun yang lalu,Tuhan Yesus sedang berada dalam kesendiriannya, di Taman Getsemani. Dia tersungkur dalam doanya yang panjang dan berat:

“Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.”

Tuhan Yesus tengah bergumul untuk mengambil keputusan tersulit dalam tugas dan pengutusan-Nya ke dalam duniayakni untuk menyelamatkan manusiamelalui jalanpenderitaan dan kematian-Nya di atas kayu salib. Itu sebabnya Yesus sangat merasa ketakutan, peluh-Nya menjadi seperti tetes-tetes darah.Dia merasa sangat sedih dan gentar. Tetapi dalam ketakutan dan kegelisahan-Nya, Dia telah mengambil keputusan yang luar biasa:“Ya Bapa-Ku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu!”

Dosa kitalah yang ditanggung-Nya malam itu. Dosa kitalah penyebab tetesan air mata itu. Hanya satu hal yang diminta-Nya dari kita, yakni agar kita mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung, dengan ketulusan, dengan kasih yang sejati terhadap sesama, sehingga kita diubah kembali menjadi serupa dengan gambar-Nya dan kemuliaan-Nya semakin dinyatakan.

Jikalau bukan karena pengorbanan-Nya, kita tidak akan mendapatkan jalan keselamatan.
Doaku:
“Tuhan Yesus ajari aku untuk mau melayani sesamaku seperti Engkau telah melayaniku lebih dulu. Amin.”

Photo Credit: doshtosh.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *