renungan-28-maret-2016-melihat-ke-depan

MELIHAT KE DEPAN

Bacaan Alkitab Setahun:
Lukas 4:31-44
Ayat Emas
…aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,
(Flp.3:13b)

Setiap kali menerima undangan dari sekolah untuk orang tuanya, Silvia merasa sedih. Hal ini seperti menorehkan luka lama baginya. Ia jadi membayangkan, saat acara pesta kelulusannya nanti, semua kawan datang dengan kedua orang tuanya masaing-masing. Sedangkan dirinya bingung…siapa yang akan menemaninya nanti?

Dua tahun lalu orang tua Silvia memutuskan untuk berpisah. Silvia syok mendengar keputusan tersebut, tapi tak bisa berbuat apa-apa. Semua sudah terlambat, dan perpisahan harus benar-benar terjadi. Karena tidak ingin melukai hati kedua orang tuanya, akhirnya Silvia hidup bergantian, sebulan di rumah papa, sebulan berikutnya di rumah mama.

Tapi lama kelamaan, Silvia merasa capek. Ada sesuatu yang dirasakannya hilang. Prestasi belajarnya ikut kena dampak. Saat itu muncul Nenek yang datang untuk merawat Silvia. Silvia senang bisa tinggal di rumah nenek dan kakeknya, karena bisa menghibur kesedihan hatinya.

Hingga saat surat undangan dari sekolah itu datang…

“Mengapa kamu bersedih,Via?” Tanya nenek dengan lembut. Silvia menyodorkan undangan dari sekolah.

“Via,…kamu tahu, kita tak lagi bisa mengandalkan mama atau papamu untuk menghadiri undangan ini. Mereka terlalu sibuk dengan diri mereka sendiri,” ucap nenek dengan sedih.

“Nek, Via, juga tidak terlalu mengharapkan mereka sekarang. Via bersyukur masih ada Nenek dan Kakek, yang mau menemaniku dan mengasihiku. Aku percaya Nek, Tuhan Yesus akan memberkati kehidupan baru kita,” ucap Silvia sambil memeluk neneknya.

“Benar sayang…jika kita terus mengandalkan pertolongan Tuhan, dan mengarahkan diri kita pada apa yang ada di hadapan kita, percayalah, kita pasti bisa melaluinya dengan baik!”

Hidup selalu berputar dan tidak akan dapat kembali. Andalkan Tuhan jika ingin berhasil
Doaku:
“Tuhan Yesus, aku ingin mengarahkan hidupku pada apa yang ada di hadapanku. Mampukan aku terus berjalan bersama-Mu. Amin.”

Photo Credit: success.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *